Research article
Konfigurasi rantai pasok komoditi sayuran di Sulawesi Utara dengan biaya logistik, Just in Time (JIT) dan fleksibilitas

Under a Creative Commons license
Open Access

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Konfigurasi dengan biaya terendah, Just In Time (JIT) dan fleksibility pada rantai pasokan pada pasar tradisional dan modern oleh produsen, pedagang kecil, pedagang besar dan pedagang perantara untuk saluran rantai pasokan dari Minahasa Selatan pada kecamatan Modoinding (sentra komoditi sayur) ke wilayah kota Manado melalui pelanggan pasar tradisional dan pasar modern. Metode pengolahan dan analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan membagi tiga jenis sayur yaitu Kentang, kubis dan tomat. Lokasi penelitian dipilih secara proporsive sampling yaitu pada kabupaten Minahasa Selatan kecamatan Modoinding dan kota Manado. Hasil penelitian menunjukkan biaya logistik terendah pada pasar tradisional dan modern terdapat pada konfigurasi II (Petani – Pedagang Pengumpul Kecil – Pasar), JIT berdasarkan waktu tunggu terendah untuk pasar tradisional dan modern yaitu pada Konfigurasi II, dan Konfigurasi III (Petani – Pedagang Pengumpul Besar – Pasar), sedangkan untuk fleksibility pada konfigurasi III merupakan yang tertinggi untuk pasar tradisional dan modern.

Keywords

Rantai pasok
Konfigurasi
Just In Time
Flesibilitas
Komoditi sayur

Declarations

License and permission

Creative Commons LicenseThis article is distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0), which permits use, sharing, adaptation, distribution and reproduction in any medium or format, as long as you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons licence, and indicate if changes were made. The images or other third party material in this article are included in the article's Creative Commons licence, unless indicated otherwise in a credit line to the material. If material is not included in the article's Creative Commons licence and your intended use is not permitted by statutory regulation or exceeds the permitted use, you will need to obtain permission directly from the copyright holder.

Publisher's Note

Sangia Publishing remains neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations.

Ethical approval acknowledgements

No ethical approval required for this article.

Competing interest

No conflict of interest has been declared by the authors.

Supplementary files

Data sharing not applicable to this article as no datasets were generated or analysed during the current study, and/or contains supplementary material, which is available to authorized users.

References (1)

Ahmad FB, Williams PA, Doublier JL, Durand S, Buleon A. 1999. Physico-chemical characterisation of sago starch. Carbohidrat Polimer, 38: 361-370.

Buckle KA, Edward RA, Fleet HA, Wooton M. 2007. Ilmu Pangan. Purnomo H, Adiono, penerjemah. Jakarta: UI Press. Terjemahan dari: Food Science.

Commision Regulation. No. 1881/2006. Setting maximum levels for certain contaminants in foodstuffs. Eropa: Official Journal of the European Union.

Erkan N, Ozden O. 2007. Proximate composition and mineral contents in aqua cultured sea bass (Dicentrarchus labrax), sea bream (Sparus aurata) analyzed by ICP-MS. Food Chemistry, 102: 721–725

Firdaus M, Afendi FM. 2008. Aplikasi Metode Kuantitatif Terpilih untuk Manajemen dan Bisnis. Seri Metode Kuantitatif. Bogor: IPB Press.

Hutapea JH, Andamari R, Giri NA, Permana GN. 2006. Kajian Bioreproduksi dan komposisi proksimat daging ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacores) dari beberapa perairan di Indonesia [abstrak]. Di dalam Jurnal Riset Akuakultur Vol. 3. Pusat Riset Perikanan Budidaya. Jakarta.

[KKP] Kementerian Perikanan dan Kelautan 2009a. Data Potensi Eksport/Import Kelautan dan Perikanan 2007. Jakarta: KKP. http://statistik.dkp.go.id/ download/buku02.pdf. [10 Mei 2010].

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2009b. Kelautan dan Perikanan dalam angka 2009. Jakarta: KKP. http://statistik.dkp.go.id/download/ kpda09.pdf. [10 Mei 2010].

Nakamura YN, Ando M, Seoka M, Kawasaki K, Tsukamasa Y. 2007. Changes of proximate and fatty acid compositions of the dorsal and ventral ordinary muscles of the full-cycle cultured pasific bluefin tuna Thunnus orientalis with the growth. Food Chemistry, 103: 234-241.

Ocano-Higuera VM, Maeda-Martinez AN, Marquez-Rios E, Canizales-Rodriguez DF,Castillo-Yanez FJ, Ruiz-Bustos E, Graciano-Verdugo AZ, Plascencia-Jamotea M. 2011. Freshness assessment of ray fish stored in ice by biochemical, chemical and physical methods. Food Chemistry, 125: 49-54.

Ozogul Y. 2010. Method for freshness quality and deterioration. Di dalam: Nollet LML, Toldra F, editor. Handbook of Seafood and Seafood Products Analysis. USA: CRC Press, Taylor and Francis Group. hlm 189-214.

Rehman ZU, Islam M, Shah WH. 2003. Effect of microwave and conventional cooking on insoluble dietary fiber component of vegetable. Food Chemistry, 80 (2): 237-240.

Rofita Y. 2005. Perubahan mutu kerupuk ikan gulamah/samgeh (Argyrosomus amoyensis) pada penyimpanan suhu ruang [skripsi]. Bogor: Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.

Ruiz-Capillas C, & Moral A. 2005. Sensory and biochemical aspects of quality of whole bigeye tuna (Thunnus obesus) during bulk storage in controlled atmospheres. Food Chemistry, 89: 347-354.

[SNI] Standar Nasional Indonesia 01-4307-1996. Kerupuk Beras. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

[SNI] Standar Nasional Indonesia 01-4110-2006. Ikan Beku-Bagian 1: Spesifikasi. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

[SNI] Standar Nasional Indonesia 2713.1-2009. Kerupuk Ikan, bagian 1: Spesifikasi. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Winarno FG. 2008. Kimia Pangan dan Gizi. Edisi Terbaru. Jakarta: M-Brio Press.

There are more references available in the full text version of this article.

Bibliographic Information

Verify authenticity via CrossMark

Cite this article as:

Simatupang, D.O., 2013. Konfigurasi rantai pasok komoditi sayuran di Sulawesi Utara dengan biaya logistik, Just in Time (JIT) dan fleksibilitas. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 6(Supplement): 18-23. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.6.0.18-25
  • Submitted
    10 October 2013
  • Revised
    24 November 2018
  • Accepted
    Not available
  • Published
    6 December 2013
  • Issue date
    31 December 2013
  • Discipline(s)
    Agricultural

Keywords

David  Oscar Simatupang

DavidOscarSimatupang, FAPERTA UMMU Ternate . Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate, Indonesia. simatupangdavid@yahoo.co.id

Mengingat naskah yang masuk melebihi banyaknya naskah yang masuk sebagaimana biasanya. Dengan mempertimbangkan kualitas naskah dan diseminasi hasil-hasil penelitian, Redaksi Agrikan memutuskan untuk membuat Edisi Spesial ini.

Publikasi Edisi Spesial merupakan terbitan edisi tambahan Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan pada Volume 6, dengan Edisi Supplement. Naskah yang dimuat telah ditelaah untuk memastikan kelaikan naskah yang diterbitkan. Seluruh naskah yang diterbitkan pada edisi khusus ini merupakan versi cetak. Diunggah kembali pada versi online sejak Oktober 2017.

Handling Editor: Assoc. Prof. Umar Tangke, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate, Indonesia.

Mengingat naskah yang masuk melebihi banyaknya naskah yang masuk sebagaimana biasanya. Dengan mempertimbangkan kualitas naskah dan diseminasi hasil-hasil penelitian, Redaksi Agrikan memutuskan untuk membuat Edisi Spesial ini.

Publikasi Edisi Spesial merupakan terbitan edisi tambahan Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan pada Volume 6, dengan Edisi Supplement. Naskah yang dimuat telah ditelaah untuk memastikan kelaikan naskah yang diterbitkan. Seluruh naskah yang diterbitkan pada edisi khusus ini merupakan versi cetak. Diunggah kembali pada versi online sejak Oktober 2017.

Handling Editor: Assoc. Prof. Umar Tangke, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate, Indonesia.

View full text

Disclaimer: All claims expressed in this article are solely those of the authors and do not necessarily represent those of their affiliated organizations, or those of the publisher, the editors and the reviewers. Any product that may be evaluated in this article or claim that may be made by its manufacturer is not guaranteed or endorsed by the publisher.