Research article
Peluang dan Tantangan Industri Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan dalam Mendukung Terwujudnya Lumbung Ikan Nasional (LIN) di Maluku Utara

Under a Creative Commons license
Open Access

Abstract

Abstract

Lumbung Ikan Nasional (LIN) adalah merupakan suatu kawasan penghasil produksi perikanan secara berkelanjutan dan merupakan pusat pertumbuhan ekonomi perikanan nasional. Lumbung Ikan Nasional berarti menjadikan daerah tersebut sebagai produsen perikanan terbesar, minimal menyediakan stok untuk kebutuhan di daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dan studi kepustakaan dari berbagai sumber literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlu peningkatan dan penguatan produk olahan hasil perikanan tradisional khas Maluku Utara; dan melengkapi segala fasilitas dalam penerapan cold chain system mulai dari hulu sampai hilir; serta meningkatkan fasilitas Laboratorium Pengolahan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan.

Keywords

Maluku Utara, peluang dan tantangan, industri pengolahan, Lumbung ikan nasional

Funding Information

UMMU

Declarations

License and permission

Creative Commons LicenseThis article is distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons license, and indicate if changes were made.

Publisher's Note

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna on behalf of Sangia Publishing remains neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations.

Ethical approval acknowledgements

No ethical approval required for this article.

Competing interest

No conflict of interest has been declared by the authors.

Supplementary files

Data sharing not applicable to this article as no datasets were generated or analysed during the current study, and/or contains supplementary material, which is available to authorized users.

References (21)

Abdurahman, 2015. Kebijakan Pembangunan Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perikanan dan Kelautan.
Anonim. 2011. MP3EI 2011-2025. Lampiran Perpres No.32/2011. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Bawole, D. dan Y.M.T.N. Apituley. 2011. Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional: Tinjauan atas Suatu Kebijakan. Prosiding Seminar Nasional: Pengembangan Pulau-Pulau Kecil 2011. Hal 239-246. ISBN: 978-60298439-2-7.
Dahuri, R. 2002. Perikanan sebagai sektor andalan nasional dalam Kebijakan dan strategi pembangunan kelautan dan perikanan. Menggapai cita-cita luhur. Cholik, F., Heruwati, E.S., Jauzi, A., dan Basuki, P.I. (Eds). ISPIKANI. 13-39.
Dewantoro, B. 2011. http://bagusdewan.blogspot.com/2011/04/definisi_industri.html. Diakses pada tanggal 2 Januari 2011.
Badan Pusat Statistik, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap 2016. Kementerian Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia.
Heruwati, E,S. 2002. Pengolahan Ikan Secara Tradisional. (http://www.pustakadeptan.go.id). Instruksi Presiden No.7 tahun 2016. Tentang Percepatan Industri Perikanan.
Kemenetrian Kelautan dan Perikanan. 2011. Statistik Perikanan Tangkap dan Budidaya RI. Deparmeten Kelautan dan Perikanan.Jakarta.
Koeshendrajana, S. 2010. Isu Pemasaran Ikan: Strategi Menghadapi Program Peningkatan Produks i Ikan Budidaya. Presentasi dalam Focus Group Discussion Strategi menghadapi program peningkatan produksi ikan budidaya, Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Jakarta 12 Mei 2010.
Pusat Data, Statistik dan Informasi Kementerian Perikanan dan Kelautan, 2016). Nomor 01/PUSDATIN/I/2016.
Rencana Pembangunan jangka menengah Nasional, 2015-2019, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bandan Perencanaan Pembangunan Nasional Tahun 2014.
Retnowati, N. 2011. Kebijakan Pemanfaatan Limbah Hasil Perikanan. Direktorat Pengolahan, Ditjen P2HP.Focus Group Discussion: Mengubah Limbah Menjadi Hasil Samping Bernilai Tambah. BBP4B-KP.
Pembangunan Kelautan dalam RPJMN, 2015-2019. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Badan Perencanaan pembangunan Nasional
RPJMD Maluku Utara 2014 diolah oleh RDI 2015, Road Map Pembangunan Kelautan dan Perikanan Menuju Provinsi Maluku Utara Sebagai Lumbung Ikan Nasional dan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia.
Hutagalung Saut P, 2013. Implementasi Blue Econimy di dalam Industrialisasi Hasil Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
Seri analisis Pembangunan Wilayah Provinsi Maluku Utara, 2015.
Suryawati, S.H dan Tajerin, 2015. Penilaian Kesiapan Maluku Sebagai Lumbung Ikan Nasional Evaluation of Readiness for Maluku as “Lumbung Ikan Nasional” Balai Besar Penelitian Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, Jakarta Utara.
Sutjiamidjaja, I. dan Sutjiamidjaja, H. 1999. Program pengembangan perikanan Indonesia sebagai sumber kesejahteraan nelayan, Lowongan pekerjaan, serta devi sa Negara. Pembahasan PROTEKAN 2003. Ditjenkan, Deptan.
Utoyo, B. 2011. Pengertian dan Definisi Industri. http://ca rapedia.com/pertian definisi info 2063. html. Diakses pada tanggal 2 Januari 2011.
Watloly A. 2010. Filosofi Lumbung Ikan: Implikasi bagi Maluku dan Indonesia. Materi Ceramah Seminar Nasional: Maluku Sebagai Lumbung Ikan Nasional.
Yonvitner, 2015. Bahan Baku: Urat Nadi Industri Pengolahan Perikanan Mikro Kecil Dan Menengah Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor.

Bibliographic Information

Verify authenticity via CrossMark

Cite this article as:

Talib, A., 2018. Peluang dan Tantangan Industri Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan dalam Mendukung Terwujudnya Lumbung Ikan Nasional (LIN) di Maluku Utara. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 11(1): 19-27. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.11.1.19-27
  • Submitted
    2 August 2018
  • Revised
    5 November 2020
  • Accepted
    Not available
  • Published
    14 May 2018
  • Issue date
    31 May 2018

Subject

Ahmad  Talib

AhmadTalib, , Indonesia. madoks75@yahoo.co.id

Terhitung sejak Volume 11 Edisi 1, seluruh naskah yang diterbitkan terakreditasi Kemenristekdikti Republik Indonesia, dengan Peringkat Akreditasi SInta 4 sesuai dengan Keputusan Menristekdikti.

View full text

Disclaimer: All claims expressed in this article are solely those of the authors and do not necessarily represent those of their affiliated organizations, or those of the publisher, the editors and the reviewers. Any product that may be evaluated in this article or claim that may be made by its manufacturer is not guaranteed or endorsed by the publisher.