Skip to Main Content Skip to article
Sangia Publishing
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan

Research article
Hubungan panjang bobot dan faktor kondisi kerang lumpur Anodontia edentula, Linnaeus 1758 di pulau Tobea Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna

Under a Creative Commons license
Open Access

Abstract

Penelitian dilakukan di Pulau Tobea dengan tujuan untuk menganalisis hubungan panjang-bobot dan faktor kondisi kerang lumpur. Data dianalisis untuk mengetahui hubungan panjang-bobot kerang lumpur dianalisis dengan menggunakan persamaan hubungan kuasa (power regresion) (Ricker, 1975) dan uji-T sedangkan faktor kondisi dengan menggunakan Metode Condisional Factor (CF) (King, 1995). Hasil analisis hubungan panjang-bobot kerang lumpur jantan digambarkan melalui persamaan W=0,0001.L3,366, dengan nilai korelasi (r=0,8559). Hasil uji-t koefisien b>3, dengan harga t=5,4053, diperkuat dengan hasil uji sigF=0,00<0,05, berarti bahwa antara laju pertumbuhan panjang dan bobot total kerang lumpur jantan tidak seimbang, yang bersifat alometrik positif atau alometrik mayor. Untuk kerang lumpur betina digambarkan melalui persamaan W=0,0001.L 3,381, dengan nilai korelasi (r=0,8865). Hasil uji-t koefisien b>3, dengan harga t=7,0811, diperkuat dengan hasil uji sig F=0,00<0,05 hal ini bahwa antara laju pertumbuhan panjang dan berat total kerang lumpur betina tidak seimbang, yang bersifat alometrik positif atau alometrik mayor. Hasil analisis condisional faktor (CF) kerang lumpur jantan, rata-rata sebesar 1,0319 (kisaran 0,4025-1,6613), kerang lumpur betina rata-rata sebesar 1,0203 (kisaran 0,4780-1,5625).  Hal ini menunjukkan bahwa faktor kondisi antara jantan dan betina rata-rata sebesar 1 yang berarti bahwa berat rata-rata kerang contoh lebih besar dibanding dengan berat rata-rata prediksi. Hal ini diakibatkan oleh kondisi lingkungan yang cukup baik dalam mendukung pertumbuhan kerang lumpur.

Keywords

Panjang bobot
Faktor kondisi
Kerang Lumpur
Anodontia edentula
Pulau Tobea

Declarations

Funding Information

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Publisher's Note

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna on behalf of SRM Publishing remains neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations.

Supplementary files

Data sharing not applicable to this article as no datasets were generated or analysed during the current study, and/or contains supplementary material, which is available to authorized users.