Komposisi Jenis dan Kelimpahan Zooplankton di Perairan Teluk Buli, Halmahera Timur

Yuliana Yuliana, Fasmi Ahmad

Abstract


Keberadaan ikan dan kesuburan perairan merupakan salah satu indikator adanya zooplankton, mengingat peranan zooplankton dalam ekosistem sebagai konsumer pertama yang memakan fitoplankton, kemudian zooplankton dimakan oleh anak-anak ikan.  Berdasarkan fungsi zooplankton dalam perairan tersebut, maka sangat penting untuk melakukan penelitian tentang kondisi zooplankton terutama terkait dengan komposisi jenis dan kelimpahan di perairan Teluk Buli Kabupaten Halmahera Timur.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi jenis dan kelimpahan zooplankton di perairan Teluk Buli Halmahera Timur.  Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2014 di perairan Teluk Buli Kabupaten Halmahera Timur Provinsi Maluku Utara pada 5 (lima) stasiun.  Pengambilan sampel zooplankton menggunakan metode penyaringan dengan melakukan penarikan plankton secara horizontal selama 5 menit di bagian permukaan laut (kedalaman 0,5 meter).   Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 33 jenis zooplankton dengan kelimpahan yang berkisar antara 4.567,84 - 19.321,61 ind/m3.  Indeks-indeks biologi zooplankton berturut-turut dengan kisaran adalah indeks keanekaragaman (H’) : 1,5286 - 1,9282, indeks keseragaman ( E ) :  0,4945 - 0,6238, dan indeks dominansi (D) : 0,1926 - 0,3389.

Keywords


kelimpahan, komposisi jenis, Teluk Buli, dan zooplankton

References


Andersen, J.H., L. Schluter, dan G. Aertebjerg. 2006. Coastal eutrophication : recent development in definitions and implication for monitoring strategis. Journal of Plankton Research, 28 (7) : 621-628.

[APHA] American Public Health Association. 2005. Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater, 21th Edition. Washington: APHA, AWWA (American Waters Works Association) and WPCF (Water Pollution Cobtrol Federation). hlm 3 - 42.

Daget, J. 1976. Les Modeles Mathematiques en Ecologie. Collection de Ecologic Masson, Paris.

Davis, G.C. 1955. The Marine and Freshwater Plankton. Michigan State University Press, USA. 526 p.

Effendi H. 2004. Telaah kualitas air bagi pengelolaan sumberdaya dan lingkungan perairan. Kanisius, Yogyakarta. 258 p.

Fitriya, N. 2004. Biota Planktonik : Fitoplankton. Dalam : Sopaheluwakan et al. (eds.) Biodiversitas Organisme Planktonik dalam Kaitannya dengan Kualitas Perairan dan Sirkulasi Massa Air di Selat Makassar. Laporan Akhir Program Pengembangan Kompetitif LIPI, Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Jakarta. Hal. 24 - 25.

Lagus, A., J. Suomela, G. Wethoff, K. Heikkila, H. Helminen, dan J. Sipura. 2004. Species-specific Differences in Phytoplankton Responses to N and P Enrichment and The N:P ratio in The Archipelago Sea, Northern Baltic Sea. Journal of Plankton Research., 26 (7), 779-798.

8Koesoebiono. 1981. Plankton dan Produktivitas Bahari. Faperi IPB Bogor: 173 hal

Manigasi, R., S.S. Tumembouw, dan Y. Mundeng. 2013. Analisis Kualitas Fisika Kimia Air di Areal Budidaya Ikan Danau Tondano Provinsi Sulawesi Utara. Budidaya Perairan. (2): 29 - 37.

Mason, C.F. 1981. Biology of Freshwaater Pollution. London: Longman Group Limited. 250 p.

Odum, E.P. 1998. Dasar-dasar Ekologi : Terjemahan dari Fundamentals of Ecology. Alih Bahasa Samingan, T. Edisi Ketiga. Universitas Gadjah Mada Press, Yogyakarta. 697 p

Omori, M dan T. Ikeda. 1984. Method in Marine Zooplankton Ecology. Krieger Pub Co. 332p.

Ruga, L, M. Langoya, A. Papua, dan B. Kolondama. 2014. Identifikasi Zooplankton di Perairan Pulau Bunaken Manado. Jurnal MIPA Unsrat Online 3 (2) : 84 - 86.

Ruyitno. 1980. Lingkungan Laut dan Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Lingkungan Laut. Pewarta Oseana Th VI/1

Sachlan, M. 1982. Planktonologi. Correspondence Course Centre. Direktorat Jenderal Perikanan, Departemen Pertanian, Jakarta. 141 p

Simanjuntak, M. 2009. Hubungan Faktor Lingkungan Kimia, Fisika terhadap Distribusi Plankton Perairan Belitung Timur, Bangka Belitung. Jurnal Perikanan (J. Fish. Sci.) XI (1): 31- 45

Tambaru, R., A.H. Muhiddin, dan H. S. Malida. 2014. Analisis Perubahan Kepadatan Zooplankton berdasarkan Kelimpahan Fitoplankton pada Berbagai Waktu dan Kedalaman di Perairan Pulau Badi Kabupaten Pangkep. Torani (Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan). Vol.24 (3) : 40-48.

Thoha, H dan A. Rachman. 2013. Kelimpahan dan Distribusi Spasial Komunitas Plankton di Perairan Kepulauan Banggai. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, Vol. 5 (1) : 145 – 161.

Thoha, H. 2004. Biota Planktonik : Fitoplankton. Dalam : Sopaheluwakan et al. (eds.) Biodiversitas Organisme Planktonik dalam Kaitannya dengan Kualitas Perairan dan Sirkulasi Massa Air di Selat Makassar. Laporan Akhir Program Pengembangan Kompetitif LIPI, Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Jakarta. Hal. 26 - 28.

Tomas, C.R. 1997. Identifying Marine Phytoplankton. Academic Press Harcourt & Company, San Diego-New York-Boston-London-Sydney-Tokyo-Toronto. 858 p

Yamaji, C.S. 1979. Illustration of the Marine Plankton of Japan. Hoikiska Publ. Co. Ltd., Japan. 572 p.

Yuliana. 2014. Keterkaitan antara Kelimpahan Zooplankton dengan Fitoplankton dan Parameter Fisika-Kimiadi Perairan Jailolo, Halmahera Barat. Maspari Journal. Vol. 6 (1) : 25 - 31.




DOI: https://doi.org/10.29239/j.agrikan.10.2.44-50

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




© Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 2018

Creative Commons LicenseThis article is distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

_________________________________________________
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
ISSN 1979-6072  (print) | 2621-0193 (online)
Organized by Aquaculture Department - Wuna Raha Agricultural Sciences University, and Agricultural Faculty - Muhammadiyah Maluku Utara University
Published by Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha
Website : https://ejournal.stipwunaraha.ac.id/index.php/agrikan
Email : agrikan@gmail.com, agrikan_ummu@yahoo.com

View Agrikan Stats