Karakter Fenotip Truss Morphometric Benih Ikan Patin Siam (Pangasianodon hypopthalmus) Pada Instalasi Budidaya Ikan Lahan Gambut Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah

Noor Syarifuddin Yusuf

Abstract


Kalimantan Tengah merupakan daerah yang potensial untuk berperan dalam peningkatan produksi perikanan di Indonesia mengingat masih banyak lahan marginal yang belum termanfaatkan seperti lahan gambut. Melalui sentuhan teknologi, lahan gambut dapat dikembangkan untuk kegiatan budidaya perikanan yakni Ikan Patin Siam (Pangasianodon hypopthalmus). Perkembangan lebih lanjut budidaya Ikan Patin menghasilkan variasi genetik ikan yang cenderung menurun dibandingkan induknya. Informasi variasi genetik dapat diperoleh melalui beberapa cara, salah satunya dengan pendekatan keragaman genetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  keragaman genetik fenotip kuantitatif  dengan mengukur morfologi benih Ikan Patin Siam (Pangasianodon hypophthalamus) dengan metode Truss Morphometric dan diharapkan bisa memberikan informasi dalam kegiatan grading yang tepat waktu dan efektif agar diperoleh pertumbuhan populasi yang relatif sama. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober – November 2018 di Instalasi Budidaya Lahan Gambut (IBILAGA) Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah. Hasil Penelitian menunjukkan pengukuran dengan Truss Morphometric terdapat 6 (enam) karakter yang dapat digunakan untuk membedakan ciri morfologi benih Ikan Patin Siam yaitu pangkal bawah sirip ekor hingga atas ujung sirip ekor, ujung atas sirip ekor hingga ujung bawah sirip ekor, awal sirip anal hingga pangkal awal sirip atas, pangkl punggung lunak hingga pangkal atas sirip ekor, pangkal bawah sirip ekor hingga ujung sirip bawah ekor, dan ujung mulut bawah hingga rahang bawah. Sedangkan nilai kesamaan bentuk tubuh benih Ikan Patin Siam secara umum memiliki nilai lebih dari 80 %.

Keywords


Ikan Patin (Pangasius hypopthalmus), Variasi Genetik, Lahan Gambut

Full Text:

PDF

References


Brzeski, V.J., and R.W. Doyle. 1988. A morphometrics criterion for sex discrimination in tilapia. Pages 439-444. In R.S.V. Pullin, T. Bhukaswan, K. Tonguthai and J.L. Maclan Editor. The Second International Symphosium on Tilapia in Aquaculture. ICLARM Conference Proceeding. Vol. 15. Departement of Fisheries, Bangkok, Thailand, and ICLARM, Manila, Philippines.

Dunham R. A. 2004. Aquaculture and Fisheries Biotechnology. Genetic Approaches. Department of Fisheries and Allied Aquacultures, Auburn University, Alabama, USA.

Fujaya. 1999. Dasar-dasar Genetika dan Pengembangbiakan Ikan. Makassar.

Imron. 1998. Keragaman morfologis dan biokimiawi beberapa stok keturunan induk udang windu (Penaeus monodon) asal laut yang di budidayakan di tambak. Tesis, Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor. 69 hal.

Imron, Arifin OZ, Subagyo. 2000. Karakterisasi truss Morphometric pada ikan mas (Cyprinus carpio) galur majalaya, rajadanu, wildan, dan sutisna. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Perikanan 1999/2000. Puslitbang Eksplorasi Laut dan Perikanan. Departemen Eksplorasi Laut dan Perikanan. Jakarta

Kristanto A.H., Kusrini E. 2007. Peranan Faktor Lingkungan Dalam Pemuliaan Ikan. Media Akuakultur

Mayasari. 2003. Karakterisasi beberapa ras ikan baung (mystus nemurus dengan menggunakan metode ‘Truss Morphometrics” di Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar. Skripsi, Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Djuanda. Bogor. 23 hal.

Matricia, T. 1990. Morphological and growth variability geographical areas in Indonesia. Tesis. Dalhousie, Halifax. 170 hal.

Mulyasari. 2010. Karakteristik Fenotipe Morfometrik dan Keragaman Genotipe RAPD (Randomly Amplified Polymorphism DNA) Ikan Nilem (Osteochilus hasselti) di Jawa Barat. Tesis. Sekolah Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Nurhidayat, M.A. 2000. Fluktuasi asimetri dan abnormalitas pada ikan lele dumbo (Clarias sp.) yang berasal dari tiga daerah sentra budidaya di Pulau Jawa. Tesis. Program Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 26 hal.

Santoso S. 2002. Buku Latihan SPSS Statistik Multivariat. Jakarta (ID): Elex Media Komputindo

Sunarma A. 2007. Panduan Singkat Teknik Pembenihan Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus). BBPBAT Sukabumi.

Widiyati, A. dan Sudarto. 1997. Evaluasi pertumbuhan beberapa strain (nila ’69, nila GIFT dan nila Chitralada). Prosiding. Laporan Hasil Penelitian Balitkanwar Tahun 1994/1995, p. 44-49. Sukamandi.

Tave, D. 1993. Genetic for Fish Hatchery Managers. The AVI Publ. Company, Inc. Westport, Connecticut. 299p.

Tave D. 1999. Inbreeding and Broodstock Management. Fisheries Technical Paper. No. 392, FAO. 122p.

Teugels G.G., R. Gustiano, R. Diego, M. Legendre and Sudarto. 1998. Preliminary results on the morphological characterization of natural population and cultured strains of Clarias species (Siluformes, Clariidae) from Indonesia. The biological diversity and aquaculture of Clariid and Pangasiid catfish in South – East Asia. Proceeding of the mid-term workshop of the “Catfish Asia Project). Cantho, Vietnam, 11-15 May 1998, p. 31-37




DOI: https://doi.org/10.29239/j.agrikan.12.1.26-33

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




© Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 2019

Creative Commons LicenseThis work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

_________________________________________________
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
ISSN 1979-6072  (print) | 2621-0193 (online)
Organized by Aquaculture Department - Wuna Raha Agricultural Sciences University, and Agricultural Faculty - Muhammadiyah Maluku Utara University
Published by Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha
Website : https://ejournal.stipwunaraha.ac.id/index.php/agrikan
Email : agrikan@gmail.com, agrikan_ummu@yahoo.com

View Agrikan Stats