Volume 12, Issue 1, May 2019, Pages 34-42 | Cite as

  • Peer-reviewed Article

Struktur dan Komposisi Tegakan Mangrove di Pantai Paradiso, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT

1
Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana, Indonesia.

Corresponding Author
  • 114 views
  • 2 download
 

Abstract

Pantai Paradiso merupakan salah satu tempat wisata di Kota Kupang. Informasi tentang susunan atau komposisi vegetasi secara bentuk (struktur) vegetasi dari masyarakat tumbuh-tumbuhandi hutan mangrove Paradiso belum banyak diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang susunan, komposisis dan struktur di hutan mangrove Paradiso yang dapat dijadikan bahan acuan dalam pengelolaan hutan mangrove kedepannya. Metode yang digunakan adalah analisis vegetasi menggunakan metode jalur transek, sebanyak 9 plot dengan ukuran 2 x 2 m, 5 x 5 m dan 10 x 10 m yang dilakukan di hutan mangrove Paradiso. Berdasarkan hasil penelitian, Avicenia marinna  dan Rhizopora sp adalah 2 jenis mangrove yang  terdapat di hutan mangrove pantai Paradiso. Struktur vegetasi mangrove di hutan mangrove pantai Paradiso   tergolong kedalam stratum C- E dilihat dari tinggi tumbuhan dalam setiap fase pertumbuhan.Komposisi vegetasi mangrove di hutan mangrove pantai Paradiso berdasarkan hasil analisis vegetasi menunjukan nilai Kerapatan, Frekuensi, Dominansi  serta INP jenis Avicenia marinna lebih tinggi dibandingkan dengan jenis Rhizopora sp. pada semua fase pertumbuhan.  Hal ini menunjukan keberadaan Avicenia marinna mampu beradaptasi dengan lingkungan dari pada Rhizopora sp.

Keywords

Struktur, Komposisi Tegakan, Mangrove, Oesapa Barat

Full Text:

Download PDF (681KB) to read the full article text

Declarations

Competing interests

The authors declare that they have no competing interests.

Funding Information

UMMU Ternate

Publisher's Note

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna remains neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations.

Open Access

This article is distributed under the terms of the Creative Commons International License URL (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons license, and indicate if changes were made.

References

Alimuddin. 2010. Komposisi dan Struktur Vegetasi Hutan Produksi Terbatas di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Agriplus, 20 (02) : 6-11

Anonim. (2011). Balai Pengelolaan Hutan Manggrove (BPHM) Wilayah 1 Bali

Barkey dan Erwin, 2005. Studi Kesesuaian Lahan Untuk Penanaman Mangrove Ditinjau Dari Kondisi Fisika Oseanografi dan Morfologi Pantai pada Desa Sanjai Pasi Marannu Kabupaten Sinjai. Skripsi. Program Studi Kelautan, UNHAS. Makassar.

Bengen, D. G., 2001. Pedoman teknik pengenalan dan pengelolaan ekosistem mangrove. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisisr dan Laut. Institut pertanian Bogor. Bogor.

BP-DAS Sampara 2008. Pelaksanaan Pembangunan dan Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial (Inventarisasi Tahun 2004-2008). BP-DAS Sampara Sulawesi Tenggara Kendari.

Fauzi, A. 2005. Kebijakan Perikanan dan Kelautan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Heriyanto, NM. 2004. Suksesi Hutan Bekas Tambahan Dikelompok Hutan Sungai Lekawai-Sungai Jengonoi, Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam. 1 (2): 5-11

Indriyanto. 2006. Ekologi Hutan. Bumi Aksara Jakarta.

Mueller-Dombois D, Ellenberg H. 1974. Aims and Methods of Vegetation Ecology. Canada (CA): J Wiley

Nursal., Yuslim F., Ismiati. 2005. Struktur dan Komposisi Vegetasi mangrove Tanjung Sekodi Kabupaten Bengkalis. Jurnal. Universitas Riau. Pekanbaru.

Purba, E. 2009. Keanekaragaman Herbisida Dalam Pengendalian Gulma. Mengatasi Populasi Gulma Resisten dan Toleran Herbisida

Setiadi D. 2004. Keanekaragaman spesies tingkat pohon di Taman Nasional Alam Ruteng, Nusa Tenggara Timur. Biodiversitas. 6: 118-122.

Smith RL. 1977. Element of Ecology (second edition). New York (US): Harper and Row Publishers.

Soerianegara, I. dan Indrawan, A., 1988. Ekologi Hutan Indonesia. Laboratorium Ekologi. Fakultas Kehutanan. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Tomlinson PB. 1986. The Botany of Mangrove. London (UK): Cambridge University Press.

Tuheteru, F., D dan Mahfudz. 2012. Ekologi, Manfaat & Rehabilitasi, Hutan Pantai Indonesia. Balai Penelitian Kehutanan Manado. Manado.


Copyright


© Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 2019. Published and hosting by Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna.

Creative Commons LicenseThis work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons license, and indicate if changes were made.

About this article

Cite this article as: if using Mendeley click here
Seran, W., 2019. Struktur dan Komposisi Tegakan Mangrove di Pantai Paradiso, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 12(1): 34-42. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.12.1.34-42

This article can be traced from


Others Article Metrics

Article Metrics

Metrics Loading ...

Metrics powered by PLOS ALM

Refbacks

  • There are currently no refbacks.