Volume 12, Issue 1, May 2019, Pages 152-156 | Cite as

  • Peer-reviewed Article

Analisis Struktur Perekonomian dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap PDRB Kota Ternate Tahun 2013-2017

1
Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Indonesia.
2
Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, .

Corresponding Author
  • 8 views
  • 0 download
 

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu tolak ukur adanya pembangunan ekonomi di suatu daerah. Pembangunan sektor ekonomi itu sendiri adalah proses mengubah suatu keadaan menjadi lebih baik dengan tujuan meningkatkan pendapatan, kesempatan kerja, dan kemakmuran masyarakat.  Tujuan dari penelitian  adalah untuk menganalisis struktur dan Pertumbuhan ekonomi Kota Ternate, untuk mengetahuinya digunakan alat analisis LQ serta Shift Share dan turunan dari LQ yaitu DLQ yang digunakan untuk mengetahui sektor-sektor potensial Kota Ternate di masa mendatang. Data yang digunakan dalam analisis ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Dari hasil penelitian menggunakan metode Location Quotient, sektor yang memiliki indeks LQ lebih besar dari satu dan merupakan sektor basis ekonomi atau sektor unggulan Kota Ternate adalah informasi dan komunikasi  (10,73) dan sektor listrik, gas, dan air bersih (15,12). Dan untuk hasil Perhitungan DLQ (Dinamic Location Quotient) yang digunakan untuk proyeksi masa mendatang, ada 4 sektor yang pertumbuhannya lebih cepat dari nasional yaitu sektor pertambangan dan penggalian (14,44), Industri Pengolahan (30,46), sektor listrik, gas, dan air bersih (5,73), dan sektor perdagangan, hotel, dan restoran (91,50). Ada delapan sektor yang memiliki keunggulan kompetitif dan dapat dikembangkan dengan baik yaitu sektor pertambangan dan  penggalian (14,44), sektor industri pengolahan (9,26), sektor listrik, gas dan air bersih (15,12),sektor perdagangan, hotel dan restoran (91,50), sektor komunikasi dan pengangkutan (10,73) dan sektor jasa-jasa (7,55).Ada dua sektor yang merupakan sektor basis yaitu sektor industri pengolahan dan sektor listrik,gas dan air bersih. Dua sektor ini yang memberikan kontribusi paling besar dibandingkan dengan sektor lainnya. Ada empat sektor yang perkembangannya cepat  yaitu: sektor pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, sektor listrik, gas dan air bersih, dan sektor perdagangan hotel dan restoran. Keempat sektor ini dapat dikembangkan untuk mendukung perkembangan Kota Ternate. 

Keywords

Pertumbuhan Ekonomi , Struktur perekonomian dan Analisis Location Quotient dan DLQ

Full Text:

Download PDF (1MB) to read the full article text

Declarations

Competing interests

The authors declare that they have no competing interests.

Funding Information

UMMU Ternate

Publisher's Note

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna remains neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations.

Open Access

This article is distributed under the terms of the Creative Commons International License URL (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons license, and indicate if changes were made.

References

Arsyad, Lincolin, 2004. Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: STIE YKPN.

Badan Pusat Statistik, 2013. Statistik Indonesia 2013, www.bps.go.id.

BPS Provinsi Maluku Utara, 2014. Produk Domestik Regional Bruto Menurut Lapangan Usaha Provinsi Maluku Utara 2013. http://malut.bps.go.id/publikasi /flipbook/ 2014/ pdrb_lap/index.html

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ternate, Maluku Utara

Badan Pusat Statistik (BPS). Banten Dalam Angka. Tahun 2001 – 2010

Badan Pusat Statistik (BPS). Statistika Indonesia. Tahun 2007-2011

Boediono. 1989. Ekonomi Mikro. Yogyakarta:BPFE

Djojohadikusumo, Sumitro. 1994. Dasar Teori Ekonomi Pertumbuhan dan Ekonomi Pembangunan . Jakarta:LP3ES.

Ghozali, Imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang:Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Glason, John. 1990. Pengantar Perencanaan Regional. Terjemahan Paul Sitohang.Jakarta: LPEUI.

Gujarati, Damodar N. 1978. Ekonometrika Dasar. Jakarta: Erlangga.

Jhingan, ML. 2003. Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan. Jakarta: PT Raja Graindo Persada.

Moleong, Lexi. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Robinson Tarigan. 2005. Ekonomi Regional Teori dan Aplikasi. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Sadono Soekirno. 2000. Pengantar Teori Mikro Ekonomi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Saharuddin, S., 2006. Analisis Ekonomi Regional Sulawesi Selatan,

Santoso, E. B., dkk., 2012. Analisis Keterkaitan Wilayah Secara Sektoral Kawasan GKS Plus terhadap Jawa Timur: Implikasinya terhadap Pengembangan Perkotaan, Seminar Nasional CITIES 2012, http://personal.its.ac.id/files/pub/4948-eko_budi-urplan

Widodo, T., 2006. Perencanaan Pembangunan: Aplikasi Komputer (Era Otonomi Daerah), UPP STIM YKPN, Yogyakarta.


Copyright


© Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 2019. Published and hosting by Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna.

Creative Commons LicenseThis work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons license, and indicate if changes were made.

About this article

Cite this article as: if using Mendeley click here
Umasugi, L., & Amin, S., 2019. Analisis Struktur Perekonomian dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap PDRB Kota Ternate Tahun 2013-2017. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 12(1): 152-156. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.12.1.152-156

This article can be traced from


Others Article Metrics

Article Metrics

Metrics Loading ...

Metrics powered by PLOS ALM

Refbacks

  • There are currently no refbacks.