Agrikan
Volume 12, Issue 1, May 2019, Pages 157-161 | Cite as
  • Peer-reviewed Article

Pengaruh Substitusi Rumput Laut terhadap Kandungan Serat Cookies Sagu

1
Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia.
2
Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia.

Corresponding Author
  • 43 views
  • 1 download
 

Abstract

Serat merupakan komponen penting dalam bahan pangan yang  sangat bermanfaat bagi kesehatan serta mempunyai kemampuan mencegah berbagai macam penyakit. Rumput laut merupakan bahan potensial sebagai sumber serat pangan dengan kandungan yang cukup tinggi. Kandungan serat yang tinggi dapat mencegah kanker usus besar,  juga membantu pengobatan tukak lambung, radang usus besar, susah buang air besar, dan gangguan pencernaan lainnya dan dapat digunakan sebagai dasar makanan fungsional terapi yang dapat dipergunakan pada penderita obesitas, diabetes, hipertensi, jantung koroner. Selain itu rumput laut adalah komoditas hasil perikanan yang sedang ditingkatkan pemanfaatannya. Hal ini dikarenakan banyak sekali manfaat yang dapat dihasilkan dengan cara mengoptimalkan seluruh potensi rumput laut yang ada. Beberapa jenis rumput laut yang bermanfaat bagi manusia adalah dari jenis rumput laut merah dan coklat. Rumput laut dapat digunakan sebagai bahan subtitusi dalam pengembangan produk sumber serat pangan berupa kelompok produk makanan selingan/jajanan seperti cookies. Cookies umumnya terbuat dari bahan baku tepung terigu namun dapat digantikan dengan memanfaatkan tepung sagu yang kaya akan karbohidrat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan serat dan mutu organoleptik cookies sagu yang disubtitusi rumput laut. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Ada pengaruh jenis dan konsentrasi rumput laut terhadap kandungan serat cookies sagu. Hasil uji organoleptik yang meliputi aspek warna, aroma, rasa dan kerenyahan menunjukkan bahwa penerimaan masyarakat yang tertinggi pada perlakuan jenis Eucheuma cottonii dengan konsentrasi 30% dan terendah pada jenis Sargassum crassifolium dengan konsentrasi 40%. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar  rumput laut dapat disubtitusi pada bentuk makanan lain yang dapat diterima dan disukai oleh masyarakat di Kabupaten Maluku tengah.

Keywords

Rumput Laut cookies sagu serat mutu organoleptik
These keywords were added by the authors and not by machine. This process is static and keywords cannot be updated except using algorithms or other reasons.

Full Text:

Download PDF (1MB) to read the full article text
Note: Downloadable document is available in IDN

Declarations

Competing interests

The authors declare that they have no competing interests.

Publisher's Note

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna remains neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations.

Open Access

This article is distributed under the terms of the Creative Commons International License URL (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons license, and indicate if changes were made.

Supplementary files

Data sharing not applicable to this article as no datasets were generated or analysed during the current study, and/or contains supplementary material, which is available to authorized users.

References

Anggadiredja JT, 2011. Rumput Laut, Penebar Swadaya, Jakarta

Ariyani, M., Fitriyono Ayustaningwarn, F., 2013. Pengaruh Penambahan Tepung Duri Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Dan Bubur Rumput Laut (Eucheuma cottonii) Terhadap Kadar Kalsium, Kadar Serat Kasar Dan Kesukaan Kerupuk. Journal of Nutrition College, Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013

Astawan, M., S. Koswara., dan F. Herdiani. 2004. Pemanfaatan rumput laut (Eucheuma cottonii) untuk meningkatkan kadar iodium dan serat pangan pada selai dan dodol. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan XV (1) : 61-69

Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Maluku. 2007. Pengembangan Budidaya Rumput Laut Melalui Klaster Gerbang Ekonomi Kerakyatan.

Dwiyitno, 2011. Rumput Laut Sebagai Sumber Serat Pangan Potensial. Jurnal Squalen Vol. 6 No.1, Mei 2011.

Dawczynski. C. 2007. Amino acids, fatty acids, and dietary fibre in edible seaweed products. Food Chemistry 103(3):891-899 • December 2007

Handayani, T. 2004. Analisis Komposisi Nutrisi Rumput Laut Sargassum crassifolium J. Agardh

Handayani, R., & Aminah,S. 2011. Variasi Substitusi Rumput Laut Terhadap Kadar Serat Dan Mutu Organoleptik Cake Rumput Laut (Eucheuma cottonii). Jurnal Pangan Dan Gizi Vol. 02 No. 03 Tahun 2011

Jones, P.J., Raeini-Sarjaz, M., Jenkins, D.J.A, Kendall, C.W.C., Vidgen, E., Trautwein, E.A, Lapsley, K.G., Marchie, A., Cunnane, S.C., and Connelly, P.W. 2005. Effects of a diet high in plant sterols, vegetable proteins, and viscous fibers (Dietary Portfolio) on circulating sterol levels and red cell fragility in hypercholesterolemic subjects. Lipids, 40 (2): 169–174.

Kesuma, C.P., Adi.A.C., Muniroh L, 2015. Pengaruh Substitusi Rumput Laut (Eucheuma cottonii) Dan Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) Terhadap Daya Terima Dan Kandungan Serat Pada Biskuit. Media Gizi Indonesia, Vol. 10, No. 2 Juli–Desember 2015: Hlm. 146–15.

Matanjun, P., Mohamed, S., Mustapha, M & Kharidah. 2008. Nutrient content of tropical edible seaweeds, Eucheuma cottonii, Caulerpa lentillifera and Sargassum polycystum. Journal of Applied Phycology, 10.1007/s10811-008-9326-4.

Papilaya.E.C, 2009. Sagu untuk Pendidikan Anak Negeri. Bogor: IPB Press. Winarno, F.G. 2002. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Wisten, A. and Messner, T. 2005. Fruit and fibre (Pajala porridge) in the prevention of constipation. Scand. J. Caring Sci. 19: 71–76.

Rehena, Z & Ivakdalam.L.M, 2018. Pemanfaatan Eucheuma cottonii dan Sargassum crassifolium Dalam Cookies Sagu Untuk Meningkatkan Kadar Iodium Tikus (Rattus novergicus). Jurnal AGRIKAN Volume 11 Nomor 2, Oktober 2018.

Santi. 2012. Kandungan Gizi. Rumput Laut. Yogyakarta

Suparmi & Sahri. A. 2009. Mengenal Potensi Rumput Laut: Kajian Pemanfaatan Sumber Daya Rumput Laut Dari Aspek Industri Dan Kesehatan. Jurnal Sultan Agung Vol XII No. 118 Juni –Agustus 2009.

Soekarto. 1985. Penilaian Organoleptik untuk Industri Pangan dan Hasil Pertanian. Jakarta. Bharata Karya Aksara.


Copyright

© Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 2019. Hosting by Stipwunaraha Research Media & Publishing.

Creative Commons LicenseThis work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons license, and indicate if changes were made. The Creative Commons Public Domain Dedication waiver (http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/) applies to the data made available in this article, unless otherwise stated.

About this article

Verify currency and authenticity via CrossMark
Cite this article as: if using Mendeley click here
Rehena, Z., & Ivakdalam, L.M., 2019. Pengaruh Substitusi Rumput Laut terhadap Kandungan Serat Cookies Sagu. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 12(1): 157-161. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.12.1.157-161
  • Manuscript submitted

    28 May 2019

  • Accepted

    Not available

  • Published

    13 July 2019

  • Discipline(s)

    Fisheries; Fisheries Science

Subject

  • Rumput Laut
  • cookies sagu
  • serat
  • mutu organoleptik

This article can be traced from

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments

By submitting a comment you agree to abide by our Terms and Community Guidelines. If you find something abusive or that does not comply with our terms or guidelines please flag it as inappropriate.