Pengaruh Substitusi Rumput Laut terhadap Kandungan Serat Cookies Sagu

Zasendy Rehena, Lydia Maria Ivakdalam

Abstract


Serat merupakan komponen penting dalam bahan pangan yang  sangat bermanfaat bagi kesehatan serta mempunyai kemampuan mencegah berbagai macam penyakit. Rumput laut merupakan bahan potensial sebagai sumber serat pangan dengan kandungan yang cukup tinggi. Kandungan serat yang tinggi dapat mencegah kanker usus besar,  juga membantu pengobatan tukak lambung, radang usus besar, susah buang air besar, dan gangguan pencernaan lainnya dan dapat digunakan sebagai dasar makanan fungsional terapi yang dapat dipergunakan pada penderita obesitas, diabetes, hipertensi, jantung koroner. Selain itu rumput laut adalah komoditas hasil perikanan yang sedang ditingkatkan pemanfaatannya. Hal ini dikarenakan banyak sekali manfaat yang dapat dihasilkan dengan cara mengoptimalkan seluruh potensi rumput laut yang ada. Beberapa jenis rumput laut yang bermanfaat bagi manusia adalah dari jenis rumput laut merah dan coklat. Rumput laut dapat digunakan sebagai bahan subtitusi dalam pengembangan produk sumber serat pangan berupa kelompok produk makanan selingan/jajanan seperti cookies. Cookies umumnya terbuat dari bahan baku tepung terigu namun dapat digantikan dengan memanfaatkan tepung sagu yang kaya akan karbohidrat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan serat dan mutu organoleptik cookies sagu yang disubtitusi rumput laut. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Ada pengaruh jenis dan konsentrasi rumput laut terhadap kandungan serat cookies sagu. Hasil uji organoleptik yang meliputi aspek warna, aroma, rasa dan kerenyahan menunjukkan bahwa penerimaan masyarakat yang tertinggi pada perlakuan jenis Eucheuma cottonii dengan konsentrasi 30% dan terendah pada jenis Sargassum crassifolium dengan konsentrasi 40%. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar  rumput laut dapat disubtitusi pada bentuk makanan lain yang dapat diterima dan disukai oleh masyarakat di Kabupaten Maluku tengah.

Keywords


Rumput Laut; cookies sagu; serat; mutu organoleptik

Full Text:

PDF

References


Anggadiredja JT, 2011. Rumput Laut, Penebar Swadaya, Jakarta

Ariyani, M., Fitriyono Ayustaningwarn, F., 2013. Pengaruh Penambahan Tepung Duri Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Dan Bubur Rumput Laut (Eucheuma cottonii) Terhadap Kadar Kalsium, Kadar Serat Kasar Dan Kesukaan Kerupuk. Journal of Nutrition College, Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013

Astawan, M., S. Koswara., dan F. Herdiani. 2004. Pemanfaatan rumput laut (Eucheuma cottonii) untuk meningkatkan kadar iodium dan serat pangan pada selai dan dodol. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan XV (1) : 61-69

Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Maluku. 2007. Pengembangan Budidaya Rumput Laut Melalui Klaster Gerbang Ekonomi Kerakyatan.

Dwiyitno, 2011. Rumput Laut Sebagai Sumber Serat Pangan Potensial. Jurnal Squalen Vol. 6 No.1, Mei 2011.

Dawczynski. C. 2007. Amino acids, fatty acids, and dietary fibre in edible seaweed products. Food Chemistry 103(3):891-899 • December 2007

Handayani, T. 2004. Analisis Komposisi Nutrisi Rumput Laut Sargassum crassifolium J. Agardh

Handayani, R., & Aminah,S. 2011. Variasi Substitusi Rumput Laut Terhadap Kadar Serat Dan Mutu Organoleptik Cake Rumput Laut (Eucheuma cottonii). Jurnal Pangan Dan Gizi Vol. 02 No. 03 Tahun 2011

Jones, P.J., Raeini-Sarjaz, M., Jenkins, D.J.A, Kendall, C.W.C., Vidgen, E., Trautwein, E.A, Lapsley, K.G., Marchie, A., Cunnane, S.C., and Connelly, P.W. 2005. Effects of a diet high in plant sterols, vegetable proteins, and viscous fibers (Dietary Portfolio) on circulating sterol levels and red cell fragility in hypercholesterolemic subjects. Lipids, 40 (2): 169–174.

Kesuma, C.P., Adi.A.C., Muniroh L, 2015. Pengaruh Substitusi Rumput Laut (Eucheuma cottonii) Dan Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) Terhadap Daya Terima Dan Kandungan Serat Pada Biskuit. Media Gizi Indonesia, Vol. 10, No. 2 Juli–Desember 2015: Hlm. 146–15.

Matanjun, P., Mohamed, S., Mustapha, M & Kharidah. 2008. Nutrient content of tropical edible seaweeds, Eucheuma cottonii, Caulerpa lentillifera and Sargassum polycystum. Journal of Applied Phycology, 10.1007/s10811-008-9326-4.

Papilaya.E.C, 2009. Sagu untuk Pendidikan Anak Negeri. Bogor: IPB Press. Winarno, F.G. 2002. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Wisten, A. and Messner, T. 2005. Fruit and fibre (Pajala porridge) in the prevention of constipation. Scand. J. Caring Sci. 19: 71–76.

Rehena, Z & Ivakdalam.L.M, 2018. Pemanfaatan Eucheuma cottonii dan Sargassum crassifolium Dalam Cookies Sagu Untuk Meningkatkan Kadar Iodium Tikus (Rattus novergicus). Jurnal AGRIKAN Volume 11 Nomor 2, Oktober 2018.

Santi. 2012. Kandungan Gizi. Rumput Laut. Yogyakarta

Suparmi & Sahri. A. 2009. Mengenal Potensi Rumput Laut: Kajian Pemanfaatan Sumber Daya Rumput Laut Dari Aspek Industri Dan Kesehatan. Jurnal Sultan Agung Vol XII No. 118 Juni –Agustus 2009.

Soekarto. 1985. Penilaian Organoleptik untuk Industri Pangan dan Hasil Pertanian. Jakarta. Bharata Karya Aksara.




DOI: https://doi.org/10.29239/j.agrikan.12.1.157-161

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




© Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 2019

Creative Commons LicenseThis work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

_________________________________________________
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
ISSN 1979-6072  (print) | 2621-0193 (online)
Organized by Aquaculture Department - Wuna Raha Agricultural Sciences University, and Agricultural Faculty - Muhammadiyah Maluku Utara University
Published by Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha
Website : https://ejournal.stipwunaraha.ac.id/index.php/agrikan
Email : agrikan@gmail.com, agrikan_ummu@yahoo.com

View Agrikan Stats