Stipwunaraha Media & Publishing Group
Volume 12, Issue 2, October 2019, Pages 220-227 | Cite as
  • Open Access
  • Peer-reviewed Article

Kandungan Gizi Bulu Babi (Echinoidea)

1
Sekolah Tinggi Kesehatan Pasapua Ambon, Indonesia.
2
Universitas Darussalam Ambon, Indonesia.
3
Universitas Darusallam Ambon, Indonesia.
4
Balai Perikanan Budidaya Laut, Indonesia.
Corresponding Author
https://doi.org/10.29239/j.agrikan.12.2.220-227
Open Access
  • 157 views
  • 40 download

Abstract

Bulu babi (Echinoidea) merupakan kelompok hewan lunak bercangkang, tidak memiliki tulang belakang dan termasuk  dalam filum Echinodermata. Tubuhnya berbentuk seperti bola dengan cangkang yang keras berkapur dan dipenuhi dengan duri-duri. Bagian tubuh bulu babi yang biasa dimanfaatkan untuk dimakan adalah gonad atau telurnya. Gonad bulu babi merupakan makanan laut  yang bergizi. Perairan Tanjung Metiella merupakan perairan yang produktif serta kaya akan sumberdaya laut salah satunya bulu babi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kandungan gizi bulu babi di perairan Tanjung Metiella. Penelitian dilakukan dalam 2 tahap yaitu : 1) Koleksi sampel bulu babi di perairan Tanjung Metiella, 2) Uji kandungan gizi di Laboratorium Balai Riset dan Standarisasi Industri Ambon. Hasil analisa  diperoleh kandungan gizi bulu babi jenis Diadema setosum yaitu kadar air 77,56%, kadar abu 2,54%, kadar lemak 2,36%, kadar protein 14,57% dan kadar karbohidrat 3,17% sedangkan bulu babi jenis Echinotrix calamaris yaitu kadar air 79,41%, kadar abu 2,42%, kadar lemak 2,68%, kadar protein 14,07% dan kadar karbohidrat 6,14%. Parameter lingkungan yang terukur selama pengambilan sampel yaitu suhu 28-30°C, salinitas 31-32‰, pH 6-7, kecerahan 100% dan kedalaman perairan 1 m.

Keywords

Echinoidea Sea Urchin Nutrient Tanjung Metiella
These keywords were added by the authors and not by machine. This process is static and keywords cannot be updated except using algorithms or other reasons.

Full Text:

Download PDF (1MB) to read the full article text
Note: Downloadable document is available in Indonesia

Supplementary files

Data sharing not applicable to this article as no datasets were generated or analysed during the current study, and/or contains supplementary material, which is available to authorized users.

Declarations

Competing interests

The authors declare that they have no competing interests.

Funding Information

Sekolah Tinggi Kesehatan Pasapua Ambon

Publisher's Note

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna remains neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations.

Open Access

This article is distributed under the terms of the Creative Commons International License URL (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons license, and indicate if changes were made.

References

Afifa, F.H., Supriharyono dan Purnomo, P.W. 2017. Penyebaran Bulu Babi (Sea Urchins) di Perairan Pulau Menjangan Kecil, Kepulauan Karimunjawa Jepara. Journal of Maquares Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017, Halaman 230-238

Afifudin. I.K. 2014. Profil Asam Lemak dan Asam Amino Gonad Bulu Babi. Skripsi Departemen Teknologi Hasil Perairan Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor

Afifudin I.K, Suseno S.H, dan Jacoeb A.M. 2014. Profil Asam Lemak dan Asam Amino Gonad Bulu Babi. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 17 (1): 60-70.

Akerina F.O, Nurhayati T, Suwandy R. 2015.

Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Antibakteri dari Bulu Babi. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 18 (1):61-73

Aslan, Derlen, Fatmawati. 1997. Komparative Morfhological AndEcological Studies Of Sympatric Sea Urchin Genus Echinometra in Okinawa Coral Reefs. Tesis Doktor. Tohoku University. Japan.

Aziz, A., 1987. Makanan Dan Cara Makan Berbagai Jenis Bulu Babi. Oceana Majalah Ilmiah Semi Populer.Vol.XII, No. 4.

Aziz, A., 1993. Beberapa Catatan Tentang Perikanan Bulu Babi. Oseana, Volume XVIII, Nomor 2: 65-75

Aziz, A., 1994. Tingkah Laku Bulu Babi Di Padang Lamun Oseana XIX No. 4: 35-43

Aziz, A. dan H. Sugiarto. 1994. Fauna Ekhinodermata Padang Lamun di Pantai Lombok Selatan. Dalam : W. Kiswara, M.K. Moosa dan M. Hutomo (eds.), Struktur Komunitas Biologi Padang Lamun di Pantai Selatan Lombok dan Kondisi Lingkungannya. Puslitbang Oseanologi – LIPI, Jakarta: 52 – 63.

Aziz, A., 1995. Beberapa Catatan Tentang Bulu Babi Meliang. Oseana Vol. XX No. 3,1995. Balai Penelitian Dan pengembangan Bologi, LIPI. Jakarta. Hal 11-19.

Barnes, R. D., 1987. (5 th Edt). Invertebrata Zoology. W. B. Sauders Philadelphia. 632 p.

Byrne M., Sewell, M.A., Prowse, T.A.A. 2008. Nutritional Ecology of Sea Urchin Larvae: Influence of Endogenous and Exogenous Nutrition on Echinopluteal Growth and Phenotypic Plasticity in Tripneustes gratilla. Functional Ecology 22(4):643–648.

Darsono P. 1986. Gonad Bulu Babi. Oseana. 11(4): 151-162.

Firmandana,T.C., Suryanti dan Ruswahyuni. 2014. Kelimpahan Bulu Babi (Sea Urchin) Pada Ekosistem Karang dan Lamun di Perairan Pantai Sundak, Yogyakarta. Diponegoro Journal Of Maquares Management Of Aquatic Resources Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014, Halaman 41-50

Hadinoto,S., Ignacius, D., Sukaryono dan Yessy. S. 2016. Kandungan Gizi Bulu Babi (Diadema setosum) dan Potensi Cangkangnya Sebagai Antibakteri . Prosiding Seminar Nasional Lahan Basah Tahun 2016 Jilid 1: 260-265. Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Lambung Mangkurat

Hammer, H., Hammer B., Watts S, Lawrence A, Lawrence J. 2006. The effect of Dietary Protein and Carbohydrate Concentration on the Biochemical Composition and Gametogenic Condition of the Sea Urchin Lytechinus variegatus. Journal of Experimental Marine Biology and Ecology 334(1):109-121. doi:10.1016/j. jembe.2006.01.015.

Hasan F. 2002. Pengaruh Konsentrasi Garam Terhadap Mutu Produk Fermentasi Gonad Bulu Babi Jenis Tripneustes gratilla (L) [skripsi].Bogor : Departemen Teknologi Hasil Perairan.

Huda, M.A.I., Sudarmadji dan Susantin, F. 2017. Keanekaragaman Jenis Echinoidea di Zona Intertidal Pantai Jeding Taman Nasional Baluran. Jurnal Berkala SAINSTEK 2017, V (2): 61-65

Hyman, L. H. 1955. The Invertebrates : Echinodermata the Coelamata Bilateria. Vol. IV. Mc Graw – Hill Book Company. New York. 763 hal.

Irawan, M.A. 2007. Nutrisi, Energi dan Perfoma Olahraga. Sports Science Brief 1(4):1–12.

Irianto, H.E dan Soesilo I. 2007. Dukungan Teknologi Penyediaan Produk Perikanan. Seminar Nasional Hari Pangan Sedunia; 2007, Nov 21; Cimanggu, Indonesia. Jakarta: Badan Riset Kelautan dan Perikanan, Departemen Kelautan dan Perikanan. hlm 1-20.

LIPI. 2015. Lokasi Penelitian. UPT Balai Konservasi Biota Laut Ambon. Pusat Penelitian Oseanografi. LIPI.

Lubis,S.A., Arief, A. P Dan Rofiza, Y. 2016. Spesies Bulu Babi (Echinoidea) Di Perairan Pulau Panjang Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung

Manik,N. 1983. Sekilas Mengenai Landak Laut. Oseana, Volume 20 (3). 37 – 46.

Manik,N. 1987. Sekelumit Tentang Landak Laut (Bulu Babi). Lonawarta. Tahun XI. No 31. Lembaga Oseanologi Nasional – LIPI. Stasion Penelitian Ambon. Hal 31-41.

McAlister, J.S and Moran, A.L. 2012. Relationships among Egg Size, Composition, and Energy: a comparative study of geminate sea urchins. Journal of

Mos, B., Cowden, K.L., dan Dworjanyn, S.A. 2012. Potential for the commercial culture of the tropical sea urchin Tripneustes gratilla in Australia. RIRDC

publication No. 12/052 RIRDC project No. PRJ-006543.Pone 7(7):1-9.

Mukayat.D., 1990. Zoology Dasar. Penerbit Erlangga. Jakarta. 349 Hal.

Nasrullah, R., Widya, S., Siska, M. 2018. Tingkat Kematangan Gonad Bulu Babi (Tripneustes gratilla) di Pantai Ahmad Rhangmayang Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah Volume 3, Nomor 1: 23-32 Februari 2018 ISSN. 2527-6395

Nontji, A. 1978. Variasi Musiman Beberapa Faktor Ekologi di Perairan Teluk Jakarta. Oseanologi di Indonesia. 11: 27-36.

Nontji, A. 2005. Laut Nusantara. Jakarta :Penerbit Djambatan. Jakarta. Hal. 201 - 209.

Noviana, N.P.E., Pande, G. S. J., Dewa. A.A. 2019. Distribusi dan Kelimpahan Bulu Babi (Echinoidea) Di Perairan Pulau Pasir Putih, Desa Sumberkima, Buleleng, Bali. Current Trends in Aquatic Science II (1), 22-29

Nurlina. 2015. Inventarisasi Jenis-Jenis Bulu Babi di Perairan Tanjung Metiella. Laporan Praktek Kerja Lapangan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Darussalam Ambon.

Purwaningsih S. 2012. Aktivitas Antioksidan dan Komposisi Kimia Keong Mata Merah (Cerithidea obtusa). Jurnal Ilmu Kelautan 17(1): 39–38.

Radjab, A.W. 2001. Reproduksi dan Siklus Bulu Babi (Echinoidea) Oseana, Volume XXVI, Nomor 3, 2001 : 25 -36

Radjab, A.W., Khouw, A.S., Mosse, J.W., Uneputty, P.A. 2010. Pengaruh Pemberian Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Reproduksi Bulu Babi (Tripneustes gratilla L) di Laboratorium.

Sumitro, S. B., U. Wijarni, A. Pramana, A. Soewondo, dan S. Samino. 1992. Inventarisasi Jenis, Habitat dan Tingkah Laku Hewan Bulu Babi (Sea Urchin) di Jawa Timur serta Usaha Pemijahan dan Pengembangan Teknik Kultur Embrio. Jurnal Universitas Brawijaya Volume 4 No. 2 Agustus 1992.

Suryanti dan Ruswahyuni. 2014. Perbedaan Kelimpahan Bulu Babi (Echinoidea) Pada Ekosistem Karang dan Lamun di Pancuran Belakang, Karimunjawa Jepara Jurnal Saintek Perikanan Vol. 10 No.1 : 62-67, Agustus 2014.

Suwignyo S., Bambang, W., Yusli, W dan Majariana, K. 2005. Avertebrata Air Jilid 2. Penebar Swadaya Jakarta

Tangke U., 2014. Parameter populasi dan tingkat eksploitasi ikan tongkol (Euthynnus affinis) di perairan Pulau Morotai. Agrikan: Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan. 7(1):74–81. DOI: 10.29239/j.agrikan.7.1.74-81.

Tangke U., Deni S., & Aunaka A., 2018a. The Influence of Using Bait Types to the Number and Composition of Fishing Traps Catch in South Ternate Waters. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. 175(1):12231. DOI: 10.1088/1755-1315/175/1/012231.

Tangke U., Mallawa A., & Zainuddin M., 2011. Analisis hubungan karakteristik oseanografi dan hasil tangkapan yellowfin tuna (Thunnus albacares) di perairan Laut Banda. Agrikan: Jurnal Agribisnis dan Perikanan. 4(2):1–14. DOI: 10.29239/j.agrikan.4.2.1-14.

Tangke U., Sangadji I., Rochmady R., & Susiana S., 2018b. A population dynamic aspect of Selaroides leptolepis in the coastal waters of South Ternate Island, Indonesia. AACL Bioflux. 11(4):1334–1342.

Toha, A.H.A. 2006. Manfaat Bulu Babi (Echinoidea), Dari Sumber Pangan Sampai Organisme Hias(Function Of Sea Urchin (Echinoidea), from Food to Decoration Animal). Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia, Juni 2006, Jilid 13, Nomor 1: 77-82

Tupan,J dan Silaban,B. 2017. Karakteristik Fisik-Kimia Bulu Babi Diadema setosum

Dari Beberapa Perairan Pulau Ambon Jurnal Triton Volume 13, Nomor 2, Oktober 2017, Hal. 71 – 78

Vaitilingon, D. R. Rasolofonirina and M. Jangoux. 2005. Reproductive Cycle of Edible Echinoderms from the Southwestern Indian Ocean. Western Indian Ocean J. Mar. Sci. 4(1): 47-60

Walker CW, Unuma T, Lessera MP. 2007. Edible sea urchin: Biology and ecology. Florida, USA: Elsevier

Yudasmara,G.A.2013. Keanekaragaman Dan Dominansi Komunitas Bulu Babi (Echinoidea) Di Perairan Pulau Menjangan Kawasan Taman Nasional Bali Barat. Jurnal Sains dan Teknologi. Vol 2, No 2 Oktober 2013 Hal 213-220

Zlatanos S, Laskaridis K, Sagredos A. 2009. Determination of proximate Composition, Fatty Acid Content and Amino Acid Profile of Five Lesser-Common Sea Organisms From the Mediterranean Sea. International Journal of Food Science and Technology 44(8):1590-1594.doi:10.1111/j.1365-2621.2008.01870 .


Copyright

© Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 2019. Hosting by Stipwunaraha Research Media.

Creative Commons LicenseThis work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons license, and indicate if changes were made. The Creative Commons Public Domain Dedication waiver (http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/) applies to the data made available in this article, unless otherwise stated.

About this article

Verify currency and authenticity via CrossMark
Cite this article as: if using Mendeley click here
Padang, A., Nurlina, N., Tuasikal, T., & Subiyanto, R., 2019. Kandungan Gizi Bulu Babi (Echinoidea). Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 12(2): 220-227. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.12.2.220-227
  • Revised

    Not available

  • Accepted

    Not available

  • Published

    22 October 2019

  • DOI

    https://doi.org/10.29239/j.agrikan.12.2.220-227

  • Publisher Name

    Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

  • Print ISSN

    1979-6072

  • Online ISSN

    2621-0193

  • Discipline(s)

    Perikanan

Subject

  • Echinoidea
  • Sea Urchin
  • Nutrient
  • Tanjung Metiella
  • These keywords were added by the authors and not by machine. This process is static and keywords cannot be updated except using algorithms or other reasons.

This article can be traced from

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments

By submitting a comment you agree to abide by our Terms and Community Guidelines. If you find something abusive or that does not comply with our terms or guidelines please flag it as inappropriate.