Stipwunaraha Media & Publishing Group
Volume 11, Issue 1, May 2018, Pages 53-60 | Cite as
  • Open Access
  • Peer-reviewed Article

Peran Aktor dalam Media Massa Terhadap Konflik Lahan Kehutanan Antara Masyarakat dengan Pemerintah di Maluku Utara

1
Unversitas NUKU, Indonesia.
Corresponding Author
https://doi.org/10.29239/j.agrikan.11.1.53-60
Open Access
  • 48 views
  • 18 download

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis pandangan media massa terhadap konflik lahan serta menganalisis aktor-aktor dalam memperakukan dan memanfaatkan media massa sesuai dengan kepentingannya. Tulisan ini menggunakan gabungan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mixed method). Data diperoleh melalui observasi, survey, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Pandangan media massa terhadap konflik lahan kehutanan di Maluku Utara ialah dengan memposisikan media massa sebagai “agent of change”, selain  sebagai media informasi media massa juga berperan sebagai media edukasi dengan memberikan informasi-informasi pembanding, menggunakan narasumber professional yang berkompoten dalam melihat konflik lahan kehutanan serta menyajikan data-data yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam proses penyelesaian kasus konflik lahan kehutanan di Maluku Utara sedangkan, aktor-aktor dalam memperlakukan dan memanfaatkan media massa berdasarkan kepentingannya terkait masalah konflik lahan kehutanan di Maluku Utara berdasarkan hasil survey, observasi, dan telaah media massa (Seputar Malut dan Malut Post) dibagi menjadi 5 (lima) klasifikasi yaitu, masyarakat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, LSM dan Akademisi.

Keywords

Peran Aktor, Media Massa, Konflik Lahan Kehutanan
These keywords were added by the authors and not by machine. This process is static and keywords cannot be updated except using algorithms or other reasons.

Full Text:

Download PDF (1MB) to read the full article text
Note: Downloadable document is available in INA

Supplementary files

Data sharing not applicable to this article as no datasets were generated or analysed during the current study, and/or contains supplementary material, which is available to authorized users.

Declarations

Competing interests

The authors declare that they have no competing interests.

Funding Information

Univ Nuku

Publisher's Note

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna remains neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations.

Open Access

This article is distributed under the terms of the Creative Commons International License URL (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons license, and indicate if changes were made.

References

Alex Sobur, 2001. AnalisisTeks Media: SuatuPengantaruntukAnalisisWacana, AnalisisSemiotik, danAnalisis Framing. Rosda: Bandung. BAPPELITBANG Kota TidoreKepulauan. Rencana Pembangunan JangkaMenegah Daerah (RPJMD) 2016-2020. BPS Kota Ternate. Kota Ternate DalamAngka 2017. Bruce A. Chadwick, Howard M.Bahr& Stan L. Albrecht. 1991. Pengetahuan Sosial. Semarang: IKIP Semarang Press. Burhan Bungin. 2008. Sosiologi Komunikasi: Teori, Paradigma, dan diskursus teknologi komunikasi di masyarkat. Jakarta, Kencana,2008 Curran, J. 2002. Media and power. London/New York: Routledge. Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan. Profil Pertanahan Provinsi Maluku Utara 2015 Hardt, F. 2004. Mapping the world: New perspectives in the humanities and social sciences. Tübingen: Francke Verlag. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.1999.UU No. 41 1999 Tentang Kehutanan. Jakrta: Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Fisher, S, D. I. Abdi, J. Ludin, R. Smith, dan S. Williams. 2000. Mengelola Konflik: Keterampilan dan Strategi untuk Bertindak. Kartikasari, S. N, M. D. Lapilatu, R. Maharani dan D. N. Rini [Penterjemah]. The British Council. Jakarta. Fuad, Faisal dan Siti Maskanah. 2000. Inovasi Penyelesaian Sengketa Pengelolaan Sumber Daya Hutan. Pustaka LATIN. Bogor. H. HafiedCangara. 2006. PengantarIlmuKomunikasi. PT. Raja Grafindo. Hae, Nur Zain, RusdiMarpaung, HaweSetiawan. 2000. Konflik Multikultur Panduan Meliput bagi Jurnalis. Lembaga studi Persdan Pembangunan (LSPP). Didukung oleh The Asia Foundation dan USAID. Jakarta. Hendricks, William. 2004. Bagaimana Mengelola Konflik, Petunjuk Praktis Untuk Manajemen Konflik yang Efektif. Penerjemah Arif Santoso. How to Managemen Conflict. Cet. V. PT. BumiAksara. Jakarta. HusenAlting. 2013. Jurnal: KonflikPenguasaan Tanah di Maluku Utara: Rakyat Versus PenguasadanPengusaha. UniversitasKhairun, Ternate. Ibrahim, Jabal Tarik. 2002. SosiologiPedesaan. UMM Pres. Malang. Kleinschmit, D. (2012). Confronting the demands of a deliberative public sphere with media constraints. Forest Polica and Economic,16,7180. Krippendorff.2004.Content Analysis: An Introductions to its Methodology, second edition. California: Sage Publication. KurniawanEko. 2006. Studi Analisis Isi Pemberitaan Media Massa Tentang Lingkungan Hidup Dan Implikasinya TerhadapKebijakanPengelolaanLingkungan Di Kabupaten Bangka. Tesis Dipublikasi. Program magister ilmu lingkungan Program pascasarjana Universitas diponegoro. Semarang. M.A. Safitri. 2012. Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat, Konflik Kehutanan dan Keadilan Tenurial: Peluang dan Limitasi, diambil dari: file:///C:/ Users/julham/Downloads/Documents/Pengelolaan_Hutan_Berbasis_Masyarakat _Ko_4.pdf: diaksestanggal 7 November 2017. Maftuh, Bunyamin. (2008). Pendidikan Resolusi Konflik. Bandung : CV Yasindo Multi Aspek. Mitchell, Bruce, B. Setiawan, Dwita H. Rahmi. 2000. Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. Nunung, Prajarto. 2010. Analisis Isi: Metode Penelitian Komunikasi. Yogyakarta: FISIPOL UGM. Saputra, Farid. 2011. Artikel: Konflik dan Media Massa. http://prafuconections.blogspot.co.id/2011/11/ konflik-dan-media-massa.html: diakses 8 November 2017. Sugiyono. 2013. Metode Penelitiaan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.


Copyright

© Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 2019. Hosting by Stipwunaraha Research Media.

Creative Commons LicenseThis work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons license, and indicate if changes were made. The Creative Commons Public Domain Dedication waiver (http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/) applies to the data made available in this article, unless otherwise stated.

About this article

Verify currency and authenticity via CrossMark
Cite this article as: if using Mendeley click here
JULHAM, M., 2018. Peran Aktor dalam Media Massa Terhadap Konflik Lahan Kehutanan Antara Masyarakat dengan Pemerintah di Maluku Utara. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 11(1): 53-60. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.11.1.53-60
  • Revised

    Not available

  • Accepted

    Not available

  • Published

    27 July 2018

  • DOI

    https://doi.org/10.29239/j.agrikan.11.1.53-60

  • Publisher Name

    Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

  • Print ISSN

    1979-6072

  • Online ISSN

    2621-0193

  • Discipline(s)

    Pertanian

Subject

  • Peran Aktor, Media Massa, Konflik Lahan Kehutanan
  • These keywords were added by the authors and not by machine. This process is static and keywords cannot be updated except using algorithms or other reasons.

This article can be traced from

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments

By submitting a comment you agree to abide by our Terms and Community Guidelines. If you find something abusive or that does not comply with our terms or guidelines please flag it as inappropriate.