Keanekaragaman Tumbuhan Obat Taman Wisata Alam Baumata serta Pemanfaatannya oleh Masyarakat Lokal di Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur

Sudarmin Ledo, Wilhelmina Seran

Abstract


Informasi tentang keanekaragaman tumbuhan obat Taman Wisata Alam (TWA) Baumata belum banyak dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang keanekaragaman tumbuhan obat di kawasan tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis vegetasi menggunakan metode jalur transek, sebanyak 45 plot dengan ukuran 2 x 2 m, 5 x 5 m, 10 x 10 m, dan 20 x 20 m. yang dilakukan di TWA Baumata. Wawancara dilakukan untuk mengetahui penggunaan berbagai jenis tumbuhan obat oleh masyarakat lokal. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 31 jenis tumbuhan obat di TWA  Baumata. Indeks Keanekaragaman Jenis (Indeks Shannon) menunjukkan tingkat keanekaragaman semua vegetasi di TWA Baumata tergolong sedang. Masyarakat lokal menggunakan 10 jenis tumbuhan obat yang berasal dari kawasan TWA Baumata. Informasi potensi tumbuhan obat yang ada di kawasan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar dan dapat mendukung upaya konservasi untuk tetap menjaga kelestariannya.

Keywords


Variety of medical plants, vegetation analysis, utilization, Baumata Nature Tourism Park (NTP).

Full Text:

PDF

References


Abdiyani, S. 2008. Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Bawah Berkhasiat Obat di Dataran Tinggi Dieng. Laporan penelitian. Balai Penelitian Kehutanan Solo.

Adi, SN. 2003. Teknik Pendugaan Potensi Tumbuhan Obat di Kebun RayaCibodas berdasarkan Pengetahuan Masyarakat Sekitar di Desa Cimacan dan Sindanglaya.Skripsi. Fakultas Kehutanan, Program Studi Konservasi Sumberdaya Hutan IPB, Bogor.

Agung, S, dkk., 2009.Tanaman Obat Taman Usada Kebun Raya Bali. LIPI Press, Bali.

Agussalim. 2012. Kesambi. xa.yimg.com/kq/groups/25896088/.../name/Kesambi-editku.docx. diakses 1 Maret 2018, Pukul 20.30 WITA

Anggana, AF. 2011. Kajian Etnobotani Masyarakat di Sekitar Taman Nasional Gunung Merapi.Laporan penelitian. Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan IPB, Bogor.

Ajijah, N., M. Iskandar. 1995. Menggali budaya orang tua tempo doeloe memanfaatkan tumbuhan obat di pedesaan di Jawa Barat. ProsidingSeminar dan Lokakarya Nasional Etnobotani II Puslitbang Biologi-LIPI, Fakultas Biologi UGM dan Ikatan Pustakawan Indonesia, Yogyakarta I: 61 –70

Arikunto dan sharsini, 2010. Prosedur penelitian, Rineka Cipta, Jakarta.

Asrianny, Marian, dan N. P. Oka. 2008. Keanekaragaman dan kelimpahan jenis liana (tumbuhan memanjat) pada hutan alam di hutan pendidikan Universitas Hasanuddin. Jurnal Perennial. Makasar.

Badan Litbang Kesehatan RI. Laporan Nasional Riskesdas 2013. Jakarta. 2013.

BKSDA. 2015. Buku Informasi Kawasan Konservasi Provinsi Nusa Tenggara Timur. BKSDA Nusa Tenggara Timur.

Departemen Kehutanan. 2002. Informasi Umum Kehutanan. Departemen Kehutanan. Jakarta.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2007. Definisi Tanaman Obat.http://www.Depkes.go.id. Diakses 5 Juni 2017, pukul 19.00 WITA

Ernawati. 2009. Etnonotani Suku Melayu Daratan (Studi Kasus di Desa AurKuning, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, ProvinsiRiau).Laporan penelitian. Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata FakultasKehutanan IPB, Bogor.

Hidayat, S. 2011. Konservasi Ex-Situ Tumbuhan Obat di Kebun Raya Bogor.Skripsi. Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor.

IPNI (The International Plant Names Index). 2014.http://www.ipni.org. Diaksespada 5 juni 2017, pukul 20.00 WIB.

IUCN. 2014. http://www.iucnredlist.org. Diakses pada 6 juni 2017, pukul13.30 WITA.

Kebun Raya Cibodas-LIPI. http://www.krcibodas.lipi.go.id. Diakses 7 Juni 2017, pukul 14.00 WITA.

KLH (Kementrian Lingkungan Hidup). Status Lingkungan Hidup Indonesia 2012. Jakarta, 2013. Diakses dari http://menlh.go.id, pada 22 februari 2018, pukul 18.20 WITA.

Odum, E.P. 1998. Dasar-dasar Ekologi (Terjemahan). Edisi III. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Paga, B. 2008. Identifikasih tumbuhan berkasiat obat di Taman Wisata Alam Camplong. Laporan Penelitian Dosen Muda Dikti.

Pribadi, T. 2006. Keanekaragaman Vegetasi pada Areal Hutan Sekunder Bukit Mandi Angin, Banjar, Kalimantan Selatan.Fakultas Pertanian Universitas PGRI Palang Karaya, Palang Karaya.

Purba, EFB. 2009. Studi Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Pakan Bekantan Tengah. Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan danEkowisata Fakultas Kehutanan IPB, Bogor.

Pusat Pengendalian Kerusakan Keanekaragaman Hayati BAPEDAL dan Fakultas Kehutanan IPB. 2001. Rancangan Strategi Konservasi Tumbuhan Obat Indonesia. Pusat Pengendalian Kerusakan Keanekaragaman Hayati BAPEDAL dan Fakultas Kehutanan IPB, Bogor.

Putri, FSA. 2008. Strategi Pemasaran Obat Tradisional pada Taman Syifa di KotaBogor Jawa Barat. Fakutas Pertanian Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Rayhani, S. 201. Pemanfaatan Tumbuhan Obat Oleh Masyarakat Di Sekitar Taman Nasional Laiwangi Wanggameti. Skripsi. Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.

Santhyami dan Sulistyawati, 2007. Etnobotani Tumbuhan Obat oleh MasyarakatAdat Kampung Dukuh, Garut, Jawa Barat. School of Life Science &Technology, Bandung Institute of Technology.

Smith, AL. 1997. Oxford dictionary of biochemistry and molecular biology Oxford University Press. Oxford

Sudirga, S.K. 2006. Pemanfaatan Tumbuhan Sebagai Obat Tradisional di Desa Truyan Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli.Skripsi . Fakultas MIPA Udayana Press. Denpasar.

Sugiono, 2010. Teknik penelitian Kualitatif.Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Soepraptohardjo. M. 1976. Jenis Tanah di Indonesia, Seri 3 C Klasifikasi Tanah. Training Pemetaan Tanah 1976-1977. Lembaga Penelitian Tanah, Bogor.

Trubus Info Kit, 2010. Herbal Indonesia Berkhasiat: Bukti Ilmiah & Cara Racik. PT. Trubus Swadaya, Jakarta.

WHO, 2014. Biodiversity and Health. http.//www.who.int/en/. Diakses 06 Juni 2017, Pukul 18.00 WIB3.




DOI: https://doi.org/10.29239/j.agrikan.12.2.299-310

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




© Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 2019

Creative Commons LicenseThis work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

_________________________________________________
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
ISSN 1979-6072  (print) | 2621-0193 (online)
Organized by Aquaculture Department - Wuna Raha Agricultural Sciences University, and Agricultural Faculty - Muhammadiyah Maluku Utara University
Published by Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha
Website : https://ejournal.stipwunaraha.ac.id/index.php/agrikan
Email : agrikan@gmail.com, agrikan_ummu@yahoo.com

View Agrikan Stats