Research article
Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (allium ascalonicum l.) Pada Perlakuan Pemotongan Umbi dan Berbagai Takaran Bokashi Pupuk Kandang Ayam di Desa Waefusi Kecamatan Namrole Kab. Buru Selatan

Under a Creative Commons license
Open Access

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemotongan umbi dan pemberian berbagai takaran bokashi pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan rancangan acak kelompok dalam bentuk faktorial dua faktor dimana faktor pertama adalah pemotongan umbi bibit (p) yang terdiri dari tanpa pemotongan ujung umbi  (p1) dan pemotongan ujung umbi (p2).  Faktor kedua adalahperlakuan beberapa takaran bokashi pupuk kandang ayam (b) yang terdiri atas beberapa taraf yaitu 2 kg bokashi pupuk kandang ayam/petak (b1), 4 kg bokashi pupuk kandang ayam/petak (b2) dan 6 kg bokashi pupuk kandang ayam/petak (b3). Pemotongan umbi memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaan pada umur 2 MST (21,36 cm), 4 MTS (29,34 cm), 6 MST (34,14 cm) dan 8 MST (22,90 cm). Jumlah daun umur 2 MST (14,10 helai), 4 MST (23,46 helai), 6 MST (27,51 helai), dan 8 MST (16, 57 helai); jumlah umbi (11,33) ; berat basah (776,67 g) ; berat kering umbi (443, 33 g). Takaran bokashi pupuk kandang ayam 4 kg petak-1 menghasilkan rata-rata tertinggi pada tinggi tanaman (31,84 cm), jumlah daun (26,53 helai) jumlah umbi (11,33), berat basah (776,67) dan berat kering umbi (443,33 g). Terdapat interaksi yang berpengaruh nyata antara pemotongan umbi dan takaran bokashi pupuk kandang ayam 4 kg petak-1 yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah.

Keywords

Pertumbuhan, produksi, bawang merah

Funding Information

Universitas Iqra Buru

Declarations

License and permission

Creative Commons LicenseThis article is distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons license, and indicate if changes were made.

Publisher's Note

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna on behalf of Sangia Publishing remains neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations.

Ethical approval acknowledgements

No ethical approval required for this article.

Competing interest

No conflict of interest has been declared by the authors.

Supplementary files

Data sharing not applicable to this article as no datasets were generated or analysed during the current study, and/or contains supplementary material, which is available to authorized users.

References (14)

Anjari Fadilla Nur Ramadhan, Titin Sumarni, 2018. Respon Tanaman Bawang Merah Terhadap Pupuk Kandang dan Pupuk Anorganik (NPK). Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Jurnal Produksi Tanaman, Vol. 6. No. 5. 815-822.
Annisava AR dan Solfan B. 2014. Agronomi Tanaman Hortikultura. Aswaja Pressindo: Yogyakarta (ID).
Balai Penelitian Tanah. 2009. Teknik irigasi diminati petani bawang donggala. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian Vol. 31 N.o 6 2009.
Gardner. F.P, R.B. Pearce dan R.L Mitchell. 1991. Pysiologi of Crop Plants ( Fisiologi Tanaman Budidaya : Terjemahan Herawati Susilo ). Penerbit Universitas Indonesia. Jakarta.
Handayani SA. 2014. Optimalisasi Pengelolaan Lahan untuk Sayuran Unggulan Nasional. Julianto, editor. Tabloid Sinar Tani Senin 28 April 2014 [Internet].[Waktu dan tempat pertemuan tidak diketahui]. Jakarta (ID): Sinartani.. Tersedia pada: http://tabloidsinartani.com/content/read/optimalisasi-pengelolaan-lahan-untuksayuran-unggulan-nasional/.
Lingga , P. 1999. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta.
Lingga, P., dan Marsono. 2000. Petunjuk penggunaan pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta.
Mursiani, A. S. 2000. Kajian Penggunaan Berbagai Varietas Bawang Merah di Kodya Malang. Lembaga Penelitian Muhammadiyah.
Pitojo, S., 2003. Benih Bawang Merah. Kanisius, Yogyakarta.
Suwandi , 2014 Budi Daya Bawang Merah di Luar Musim Teknologi Unggulan Mengantisipasi Dampak Perubahan Iklim Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian.
Sutanto, R. 2004. Penerapan Pertanian Organik. Pemasyarakatan dan Pengembangannya, Kanisius. Yogyakarta.
Sutedjo, M,M. Kartasapoetra dan Sastroatmojo. 1991. Mikrobiologi Tanah. Rineka Cipta. Jakarta.
Wibowo, S. 2005. Budidaya Bawang Merah dan Pasca Panen. Penebar Swadaya, Jakarta.
Wididana, G.N. dan Muntoyah, 1999. Teknologi EM-4, Dimensi Baru dalam bidang Pertanian Mederen. Institut Pengembangan Sumber Daya Alam (IPSA), Jakarta.

Bibliographic Information

Verify authenticity via CrossMark

Cite this article as:

Hamid, I., 2016. Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (allium ascalonicum l.) Pada Perlakuan Pemotongan Umbi dan Berbagai Takaran Bokashi Pupuk Kandang Ayam di Desa Waefusi Kecamatan Namrole Kab. Buru Selatan. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 9(2): 87-96. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.9.2.87-96
  • Submitted
    11 December 2019
  • Revised
    5 November 2020
  • Accepted
    Not available
  • Published
    27 September 2016
  • Issue date
    31 October 2016
  • Discipline(s)
    Pertanian

Subject

Iskandar  Hamid

IskandarHamid, Universia Iqra Buru, Ireland. iskandarhamid75@yahoo.com

Available online since October 2017

View full text

Disclaimer: All claims expressed in this article are solely those of the authors and do not necessarily represent those of their affiliated organizations, or those of the publisher, the editors and the reviewers. Any product that may be evaluated in this article or claim that may be made by its manufacturer is not guaranteed or endorsed by the publisher.