Research article
Potential of Bioethanol Production from Local Agricultural Waste in North Maluku

Under a Creative Commons license
Open Access

Abstract

The problem of the world energy crisis facing many countries, including Indonesia, can be overcome by using alternative energy sources to be used as fuel such as bioethanol. North Maluku is one of the regions in Indonesia that has a lot of agricultural products including waste. This agricultural waste contains a lot of carbohydrates which have the potential to be processed into bioethanol. This study aims to review research related to bioethanol production from agricultural waste and see the potential for bioethanol production from agricultural waste in North Maluku. This research method is written based on literature study. Sources of data in this study came from: 1). Related research journal. 2). Related institutions (BPS Maluku Utara). Data processing is carried out in calculating the potential bioethanol that can be produced. The results of the study showed that there were 190,276,660,746 tons of waste in North Maluku. If converted into bioethanol, there will be 10,630,272.41 kiloliters of bioethanol. Thus, North Maluku has the potential for bioethanol production.

Keywords

Bioethanol production
Local agricultural waste
North Maluku

Funding Information

Univ. Khairun

Declarations

License and permission

Creative Commons LicenseThis article is distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons license, and indicate if changes were made.

Publisher's Note

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna on behalf of Sangia Publishing remains neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations.

Ethical approval acknowledgements

No ethical approval required for this article.

Competing interest

No conflict of interest has been declared by the authors.

Supplementary files

Data sharing not applicable to this article as no datasets were generated or analysed during the current study, and/or contains supplementary material, which is available to authorized users.

References (1)

Andari, Y., Mulyadi, A. H., dan Puspawiningtyas, E. 2015. Pengaruh konsentrasi ragi dan waktu fermentasi pada proses pembuatan bioetanol dari air kelapa. Prosiding Senatek Fakultas Teknik Ump.

Anggraeni, Y., Supriadi, S., dan Mustapa, K. Pembuatan Bioetanol Dari Biji Salak (Salacca edulis) Melalui Fermentasi. Jurnal Akademika Kimia, 6(3), 191-195.

Anggorowati, D. A., dan Dewi, B. K. 2013. Pembuatan Bioetanol dari Limbah Sabut Kelapa Dengan Metode Hidrolisis Asam dan Fermentasi Dengan Menggunakan Ragi Tape. Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri, 3(2), 9–13.

Anggorowati, D. A., Pampang, H., dan Yunita, L. 2015. Potensi Limbah Kulit Durian Sebagai Bahan Baku Pembuatan Energi Alternatif.In Seminar Nasional Teknologi 2015 (pp. 843–850).Institut Teknologi Nasional Malang.

Anisah, D., Herliati, H., dan Widyaningrum, A. 2014.Pemanfaatan Sampah Sayuran Sebagai Bahan Baku Pembuatan Bioetanol. JURNAL KONVERSI, 3(1).

Ariyani, E., Kusumo, E., dan Supartono, S. 2013. Produksi Bioetanol dari Jerami Padi (Oryza sativa L). Indonesian Journal of Chemical Science, 2(2).

Badan Pusat Statistik. 2019. Statistik Pertanian Hortikultura Sayuran dan Buah-Buahan.Retrieved from https://malut.bps.go.id/publication/2019/11/27.Html, Provinsi Maluku Utara.

(BSN).Badan Standarisasi Nasional 2012.Bioetanol Terdenaturasi untuk Gasohol (SNI 7390:2012). Rancang Standar Nasional Indonesia, Jakarta.

Bey-Ould Si Said, Z., Haddadi-Guemghar, H., Boulekbache-Makhlouf, L., Rigou, P., Remini, H., Adjaoud, A., dan Madani, K. 2016. Essential Oils Composition, Antibacterial and Antioxidant Activities of Hydrodistillated Extract of Eucalyptus Globulus Fruits.

Chintagunta, A. D., Ray, S., dan Banerjee, R. 2017. An Integrated Bioprocess for Bioethanol and Biomanure Production from Pineapple Leaf Waste. Journal of Cleaner Production, 165, 1508–1516. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2017.07.179.

Desrosier, N. W. 1987. Teknologi Pengawetan Pangan. Universitas, Jakart . Indonesia Press.

Eni R., W.Sari, Rosdiana Moeksin, 2015. Pembuatan Bioetanol dari Air Limbah Cucian Beras Mengunakan Metode Hidrolisis Enzimatik dan Fermentasi. Jurusan Teknik Kimia, Universitas Sriwijaya, Palembang.

Erna, E., Said, I., dan Abram, P. H. 2016. Bioetanol dari Limbah Kulit Singkong (Manihot Esculenta Crantz) melalui Proses Fermentasi. Jurnal Akademika Kimia, 5(3), 121-126.

Fachry, A. R., Astuti, P., dan Puspitasari, T. G. 2013.Pembuatan bietanol dari Limbah Tongkol Jagung dengan Variasi Konsentrasi Asam Klorida dan Waktu fermentasi. Jurnal Teknik Kimia, 19(1).

Fardiana, F., Ningsih, P., dan Mustapa, K. 2018.Analisis Bioetanol dari Limbah Kulit Buah Sukun (Artocarpus altilis) dengan Cara Hidrolisis dan Fermentasi. Jurnal Akademika Kimia, 7(1), 19-22.

Fitriani, F., Bahri, S., dan Nurhaeni, N. 2013.Produksi Bioetanol Tongkol Jagung (Zea Mays) dari Hasil Proses Delignifikasi. Natural Science: Journal of Science and Technology, 2(3).

Guerrero, A. B., Ballesteros, I.,dan Ballesteros, M. 2018. The Potential of Agricultural Banana Waste for Bioethanol Production.Fuel, 213, 176–185. https://doi.org/10.1016/j.fuel.2017.10. 105.

Hafid, H. S., Rahman, N. A. A., Shah, U. K. M., Baharuddin, A. S., dan Ariff, A. B. 2017. Feasibility of Using Kitchen Waste as Future Substrate for Bioethanol Production: A review. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 74, 671–686. https://doi.org/10.1016/j.rser.2017.02. 071.

Hayuningtyas, S. K., Sunarto, dan Sari, A. L. A. 2014.Produk Bioetanol dari Jerami padi (Oryza sativa) melalui Hidrolisis Asam dan Fermentasi dengan Saccharomyces cerevisiae.Bioteknologi, 11(1), 1–4. https://doi.org/10.13057/biotek/c110101.

Haryono, G., Sugiantoro, B., Farid, H., dan Tanoto, Y. 2010. Ekstrak Bahan Alam sebagai Inhibitor Korosi. Ekstrak Bahan Alam sebagai Inhibitor Korosi.

Irhamni, I., Diana, D., Saudah, S., Mulyati, D., Suzanni, M. A., dan Ernilasari, E. 2017.Produksi Bioetanol dari Limbah Kulit Durian.In Prosiding SEMDI-UNAYA (Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu UNAYA) (Vol. 1, No. 1, pp. 281-288).

Jannah, A. M. 2010. Proses Fermentasi Hidrolisat Jerami Padi Untuk Menghasilkan Bioetanol. Jurnal Teknik Kimia, 17(1).

Jannah, A. M. 2017. Pemanfaatan Sabut Kelapa Menjadi Bioetanol dengan Proses Delignifikasi Acid-Pretreatment. Jurnal Teknik Kimia, 23(4), 245-251.

Khairani, R.,2007.Tanaman Jagung Sebagai Bahan Bio-fuel. Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik.Universitas Indonesia.

Khaidir 2016. Pengolahan Limbah Pertanian Sebagai Bahan Bakar Alternatif. Agricultural Waste Processing As Alternative, Universitas Malikussaleh, Aceh.

Kumala Sari, R. 2019. Pengaruh Konsentrasi Asam Klorida (HCl) dan Waktu Hidrolisis terhadap Kandungan Glukosa dan Kadar Bioetanol dari Limbah Kulit Kakao (Theobroma cacao L.) [Doctoral dissertation] Universitas Muhammadiyah, Surakarta.

Listyati, D. 2015. Peluang Peningkatan Pendapatan Petani dari Kulit Buah Kakao.Sirkuler Inovasi: Tanaman Industri Dan Penyegar, 3(3), 145–156.

Marlina, L., dan Hainun, W. N. 2020.Pembuatan Bioetanol dari Air Kelapa Melalui Fermentasi dan Destilasi-Dehidrasi Dengan Zeolit. Jurnal TEDC, 14(3), 255-260.

Mardalis.1999. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Bumi Aksara, Jakarta.

Mushlihah, S., dan Trihadiningrum, Y. 2013.Produksi Bioetanol dari Limbah Tongkol Jagung sebagai Energi Alternatif Terbarukan.In Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi VXIII (pp. D–15–1 – D–15–8). Surabaya: Program Studi Magister Manajemen Teknologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

M. Nazir, 1988.Metode Penelitian, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Nasrun, N., Jalaluddin, J., dan Mahfuddhah, M. 2017. Pengaruh Jumlah Ragi dan Waktu Fermentasi terhadap Kadar Bioetanol yang Dihasilkan dari Fermentasi Kulit Pepaya. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 4(2), 1-10.

Novia, N., Windarti, A., dan Rosmawati, R. 2014. Pembuatan Bioetanol dari Jerami Padi Dengan Metode Ozonolisis–Simultaneous Saccharification And Fermentation (SSF). Jurnal Teknik Kimia, 20(3).

Nurianti, Y. 2007. Pasok Langsung ke Pertamina.http://www.trubus-online.com diakses 27 Agustus 2020.
Nurdyastuti, I .2008.Prospek Pengembangan Biofuel sebagai Substitusi Bahan Bakar Minyak.http://www.sinar harapan.com.diakses27 Agustus 2020.

Pinto, C. J., dan Katerina, F. J. 2016.Pembuatan Bioetanol dari Kulit Nanas. Jurnal Inovasi Proses, 1(2), 63-67.

Pratiwi, Eka, P., Yatim, M., dan Edahwati, L. 2010.Pemanfaatan limbah kulit buah cokelat sebagai bioethanol.In Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia Soebardjo Brotohardjono “Ketahanan Pangan dan Energi” (pp. 1–10). Universitas Pembangunan Veteran, Surabaya.

Purwati, L. S. 2016. Efektivitas Penggunaan Bioetanol dari Limbah Pulp Kakao (Theobroma cacao L.) terhadap Lama Pembakaran Kompor bioetanol [Doctoral dissertation] Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

Rahmawati, A. 2010.Pemanfaatan Limbah Kulit Ubi Kayu (Manihot Utilissima Pohl.) dan Kulit Nanas (Ananas Comosus L.) pada Produksi Bioetanol Menggunakan Aspergillus Niger.Universitas Sebelas MaretSurakarta.

Retno, D. T., dan Nuri, W. 2011.Pembuatan Etanol dari Kulit Pisang.In Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia “Kejuangan” Pengembangan Teknologi Kimia untuk Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia (pp. 11–1 – 11–7).Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

Rilek, N. M., Hidayat., N dan Sugiarto. Y. 2017. Hidrolisis Lignoselulosa Hasil Pretreatment Pelepah Sawit (Elaeis guineensis Jacq) menggunakan H2SO4 pada Produksi Bioetanol.Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri. 6 (2): 76-82.

Rizani, K. Z. 2000. Pengaruh Konsentrasi Gula Reduksi dan Inokulum (Saccharomyces cerevisiae) Pada Proses Fermentasi Sari Kulit Nanas (Ananas comosus L. Merr) untuk Produksi Etanol.Skripsi. Jurusan Biologi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Brawijaya, Surabaya.

Seftian, D., Antonius, F., dan Faizal, M. 2012.Pembuatan Etanol dari Kulit Pisang Menggunakan Metode Hidrolisis Enzimatik dan Fermentasi. Jurnal Teknik Kimia, 18(1).

Setyawati, H., dan Rahman, N. A. 2017.Bioetanol dari Kulit Nanas Dengan Variasi Massa Saccharomyces Cereviceae dan Waktu Fermentasi. Bioethanol from Pineapple Peel with Saccharomyces cereviceae Mass and Fermentation Time Variation.Institut Teknologi Nasional, Malang.

Sugiarta, I. K. A., Kusuma, I. G. B. W., dan Santhiarsa, I. G. N. N. 2017. Pengujian Alat Konversi Sampah Menjadi Etanol. Jurnal Mettek: Jurnal Ilmiah Nasional Dalam Bidang Ilmu Teknik Mesin, 3(1), 53–59.

Seguí Gil, L., dan Fito Maupoey, P. 2018. An Integrated Approach for Pineapple Waste Valorisation.Bioethanol Production and Bromelain Extraction from Pineapple Residues.Journal of Cleaner Production, 172, 1224–1231. https://doi.org/10. 1016/j.jclepro.2017.10.284.

Sukaryo, S., dan Subekti, S. 2018. Bioetanol dari Limbah Biji Alpokat di Kabupaten Semarang. Neo Teknika, 3(1).

Sukowati, A., Sutikno, dan Rizal, S. 2014. Produksi Bioetanol dari Kulit Pisang melalui Hidrolisis Asam Sulfat. Jurnal Teknologi dan Industri Hasil Pertanian, 19(3), 274–288.

Susanti, A. D., Prakoso, P. T., dan Prabowo, H. 2013. Pembuatan Bioetanol dari Kulit Nanas Melalui Hidrolisis Dengan Asam. Ekuilibrium Journal of Chemical Engineering, 12(1), 11-16.

Susmiati, Y. 2018. Prospek Produksi Bioetanol dari Limbah Pertanian dan Sampah Organik. Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri, 7(2), 67-80.

Uyun, V. Q. 2019. Pengaruh Konsentrasi Asam Sulfat (H2SO4) dan Waktu Hidrolisis terhadap Kandungan Glukosa dan Kadar Bioetanol dari Limbah Kulit Kakao (Theobroma cacao L.) Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Widyatmoko, H., dan Duhita, S. A. 2012.Pembuatan Etanol dari Limbah Ampas Kelapa dengan Menggunakan Rhizopus olisgoporus dan Saccharomyces cereviseae dengan Penambahan Phospat.Indonesian Journal of Urban and Environmental Technology, 6(1), 15–22.

Wusnah, W., Bahri, S., dan Hartono, D. 2017.Proses Pembuatan Bioetanol dari Kulit Pisang Kepok (Musa acuminata BC) secara Fermentasi. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 5(1), 57-65.

Zabed, H., Sahu, J. N., Suely, A., Boyce, A. N., dan Faruq, G. 2017. Bioetanol Production from Renewable Sources: current Perspectivesand Technological Progress. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 71, 475–501.

Bibliographic Information

Verify authenticity via CrossMark

Cite this article as:

Hi. Luth, M.S., Muhamad Saleh, E.R., & Albaar, N., 2020. Potential of Bioethanol Production from Local Agricultural Waste in North Maluku. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 13(2): 454-463. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.13.2.454-463
  • Submitted
    2 December 2020
  • Revised
    24 June 2021
  • Accepted
    Not available
  • Published
    5 December 2020
  • Issue date
    3 December 2020
  • Discipline(s)
    Agriculture

Subject

Muhamad  Sahman Hi. Luth

MuhamadSahmanHi. Luth, Universitas Khairun, Indonesia. muhammadsahman177@gmail.com

Erna  Rusliana Muhamad Saleh

ErnaRuslianaMuhamad Saleh, Universitas Khairun, Indonesia. ernaunkhair@gmail.com

Nurjanna  Albaar

NurjannaAlbaar, Universitas Khairun, Indonesia. nnalbaar174@gmail.com

View full text

Disclaimer: All claims expressed in this article are solely those of the authors and do not necessarily represent those of their affiliated organizations, or those of the publisher, the editors and the reviewers. Any product that may be evaluated in this article or claim that may be made by its manufacturer is not guaranteed or endorsed by the publisher.