Research article
Analysis of the profits cultivation of milkfish (Chanos chanos Forsskal) with different feeding at Pokdakan Simaranang, Ampekale village, Bontoa District, Maros Regency

Analisis keuntungan usaha budidaya ikan bandeng (Chanos chanos Forsskal) dengan pemberian pakan berbeda pada Pokdakan Simarang Desa Ampekale Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros

Under a Creative Commons license
Open Access

Abstract

Ikan bandeng merupakan komoditas hasil perikanan budidaya yang sangat diminati oleh masyarakat, baik untuk konsumsi lokal maupun untuk komoditas ekspor. Dalam usaha budidaya ikan, termasuk ikan bandeng proses manajemen pemberian pakan merupakan salah satu usaha yang dilakukan untuk mendukung keberhasilan usaha budidaya karena pakan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan budidaya, baik itu kuantitas pakan maupun kualitas pakan. Di Desa Ampekale Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros terdapat kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) yang mana beberapa anggota pembudidayanya mensiasati mahalnya harga pakan buatan dengan cara mensubtitusi mie dan roti expired sebagai pengganti pakan buatan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat keuntungan pembudidaya ikan bandeng yang menggunakan pakan berbeda, yaitu pembudidaya yang menggunakan pakan (1) mie atau roti expired; (2) pakan komersial; serta  (3) pakan campuran antara mie atau roti expired + pakan komersial. Data yang diperoleh pada penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (Anova) untuk melihat pengaruh pemberian pakan berbeda terhadap keuntungan pembudidaya ikan bandeng pada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Simaranang, kemudian dilanjutkan dengan uji W-Tuckey untuk melihat perbedaan keuntungan antar setiap pembudidaya. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa keuntungan budidaya pertahun tertinggi diperoleh pembudidaya yang menggunakan pakan campuran antara pakan komersial dan pakan mie/roti expired (Rp.16.681.750/tahun) kemudian diikuti oleh pembudidaya yang menggunakan pakan komersial (Rp9.123.000/tahun) dan keuntungan terendah dialami oleh pembudidaya yang hanya menggunakan pakan mie/roti expired (Rp. 7.875.000/tahun)

Abstract

Milkfish is a commodity from aquaculture that is in great demand by the community, both for local consumption and export commodities. In the fish farming business, including milkfish, the feeding management process is one of the efforts made to support the success of the aquaculture business because feed is one of the determining factors for the success of cultivation, both in terms of feed quantity and feed quality. In Ampekale Village, Bontoa District, Maros Regency, a group of fish cultivators (Pokdakan) where some cultivators anticipate the high price of artificial feed by substituting expired noodles and bread as a substitute for artificial feed. The purpose of this study was to analyze the level of profit for milkfish cultivators who used different feeds, namely cultivators who used feeds of (1) expired noodles or bread; (2) commercial feed; and (3) mixed feed between expired noodles or bread + commercial feed. The data obtained in this study were analyzed using variance (ANOVA) analysis to see the effect of different feeding on the profits of milkfish cultivators in the Simaranang fish cultivator group (Pokdakan), then continued with the W-Tuckey test to see the difference in profits between each cultivator. Based on the results of the analysis, it was found that the highest annual cultivation profit was obtained by cultivators who used a mixture of commercial feed and expired noodle/bread feed (Rp. 16,681,750/year) followed by cultivators who used commercial feed (Rp 9,123,000/year) and the profit. The lowest was experienced by cultivators who only used expired noodles/bread (Rp. 7,875,000/year)

Keywords

Pokdakan Simaranang
Desa Ampekale
Advantages of Milkfish Cultivation
Different Feeding.
Pokdakan Simaranang
Ampekale Village
Advantages of Milkfish Cultivation
Different Feeding

Declarations

Publisher's Note

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna on behalf of SRM Publishing remains neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations.

Supplementary files

Data sharing not applicable to this article as no datasets were generated or analysed during the current study, and/or contains supplementary material, which is available to authorized users.

References

’Ula, M., & Kusnadi, N. (2017). Analisis Usaha Budidaya Tambak Bandeng Pada Teknologi Tradisional Dan Semi_Intensif Di Kabupaten Karawang. Forum Agribisnis, 7(1), 49–66. https://doi.org/10.29244/fagb.7.1.49-66

Badan Pusat Statistik. 2021. https://www.bps.go.id/indicator/56/1510/1/nilai-produksi-perikanan-budidaya-menurut-provinsi-dan-jenis-budidaya.html.

Faruq, U., Jumadi, R., & Dadiono, M. S. (2019). Pengaruh Frekuensi Pemberian Pakan yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Ikan Bandeng (Chanos chanos). Jurnal Perikanan Pantura (JPP), 2(1), 10. https://doi.org/10.30587/jpp.v2i1.806

Haryono, H. N., Pinandoyo, & Chilmawati, D. (2014). Pengaruh Pakan Buatan Dengan Ikan Petek Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Nila Strain Larasati (Oreochromis niloticus). Journal of Aquaculture Management and Technology, 3(1981), 67–74.

Masriah, A., & Alpiani. (2019). Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Bandeng (Chanos chanos Forsskal) Yang Diberi Pakan Dengan Dua Jenis Sumber Bahan Baku Karbohidrat Pakan Yang Terhidrolisis Limbah Cairan Rumen Sapi. Gorontalo Fisheries Journal, 2(2), 78–87.

Nurdianto, R., Hidanah, S., Madyawati, S. P., Samik, A., Wurlina, & Suprayoghi, T. W. (2019). Dampak Pemberian Roti Afkir Terhadap Efisiensi Reproduksi Sapi Perah Friesian Holstein Di Wilayah Kerja KPSP Setia Kawan Nongkojajar, Pasuruan. Ovozoa, 8(2).

Usman, U., Palinggi, N. N., Harris, E., Jusadi, D., & Supriyono, E. (2011). Pengaruh Manajemen Pemberian Pakan Terhadap Pemanfaatan Bioflok Untuk Pertumbuhan Ikan Bandeng. Jurnal Riset Akuakultur, 6(3), 433. https://doi.org/10.15578/jra.6.3.2011.433-445

Wicaksono, A., Muhammad, F., Hidayat, J. W., & Suryanto, D. (2018). Pengaruh Komposisi Azolla pinnata Pada Pakan Terhadap Pertumbuhan Ikan Bandeng (Chanos chanos Forsskal) di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara. Bioma : Berkala Ilmiah Biologi, 20(2), 113. https://doi.org/10.14710/bioma.20.2.113-122

Bibliographic Information

Verify authenticity via CrossMark

Cite this article as:

Daris, L., Masriah, A., Massiseng, A.N., & Febri, F., 2021. Analysis of the profits cultivation of milkfish (Chanos chanos Forsskal) with different feeding at Pokdakan Simaranang, Ampekale village, Bontoa District, Maros Regency. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 14(2): 199-205. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.14.2.199-205
  • Submitted
    14 July 2021
  • Revised
    1 October 2021
  • Accepted
    Not available
  • Published
    1 September 2021
  • Discipline(s)
    Fisheries Science; Agrobusnis

Subject

Lukman  Daris

LukmanDaris Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Perikanan, Universitas Cokroaminoto Makassar, Sulawesi Selatan. daris.lukman70@gmail.com

Andi  Masriah

AndiMasriah Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Perikanan, Universitas Cokroaminoto Makassar, Sulawesi Selatan. andimasriah@gmail.com, scholarGoogle Scholar Profile

Andi  Nur Apung Massiseng

AndiNur ApungMassiseng Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Perikanan, Universitas Cokroaminoto Makassar, Sulawesi Selatan. andinurapung1619@gmail.com

Febri  Febri

FebriFebri Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan Maros. Sulawesi Selatan. febrif533@gmail.com

View full text