Research article
Pengaruh inokulasi mikoriza dan salinitas terhadap pertumbuhan semai Acacia auriculiformis

Under a Creative Commons license
Open Access

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh inokulasi mikoriza dan salinitas terhadap pertumbuhan semai A. auriculiformis, mengetahui peran mikoriza pada semai A. auriculiformis  dalam menghadapi cekaman salinitas dan mengetahui tingkat salinitas yang dapat ditoleransi semai A. auriculiformis yang diinokulasi mikoriza. Penelitian ini dilakukanselama 6 bulan menggunakan RAL Berblok yang terdiri atas 2 faktor yaitu inokulasi jamur endomikoriza (I) dan salinitas (S). Parameter yang diukur dan diamati adalah tinggi semai, diameter batang, jumlah daun dan berat basah total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulasi jamur endomikoriza berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi dan BBT. Salinitas tidak berpengaruh nyata pada pertambahan diameter dan pertambahan jumlah daun sedangkan interaksi antara inokulasi jamur endomikoriza dan salinitas berpengaruh nyata hanya pada pertambahan jumlah daun.

Keywords

Inokulasi Jamur endomikoriza
Cekaman salinitas
A. auriculiformis

Funding Information

UNPATTI

Declarations

License and permission

Creative Commons LicenseThis article is distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons license, and indicate if changes were made.

Publisher's Note

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna on behalf of Sangia Publishing remains neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations.

Ethical approval acknowledgements

No ethical approval required for this article.

Competing interest

No conflict of interest has been declared by the authors.

Supplementary files

Data sharing not applicable to this article as no datasets were generated or analysed during the current study, and/or contains supplementary material, which is available to authorized users.

References (1)

Al-Kariki, G.N. 1997. Barley response to salts at varied levels of phosphorus. J. Plant Nutrition 20: 1635-1643.

Baon, J.B. 1996. Bioteknologi Mikoriza, Pelestarian SDA di Perkebunan: Mitos, Kenyataan Ilmiah dan Tantangannya. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao. Jember.

Brundrett, M., Bougher N., Dell, B., Grove T. dan Malajczuk, N. 1996. Working with Micorrhizas in Forestry and Agriculture.

Delvian. 2003. Keanekaragaman dan potensi pemanfaatan cendawan mikoriza arbuskula (CMA) di Hutan Pantai [Disertasi]. Program Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor. Available (online) www.repositoryusu.ac.id.

Erdy, S., Turjaman, M. dan Irianto, R. S. B. 2006. Ap;likasi Mikoriza untuk Meningkatkan Kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan Terdegradasi. Makalah Utama pada Ekspose Hasil-hasil Penelitian: Konservasi dan Rehabilitasi Sumber Daya Hutan. Padang, 20 September 2006. Available (online) www.dephut.go.id/files/Erdy.pdf.

Evelin, H., Kapoor, R. dan Giri, B. 2009. Arbuscular mycorrhizal fungi in alleviation of salt stress: a review. J. Annals of Botany 104: 1263-1280.

Faiqoh, N. 2004. Bahan Praktikum: Bekerja dengan Cendawan Mikoriza Arbuscula di Daerah Tropik (Metode Dasar Penelitian CMA). Lab. Bioteknologi Hutan dan Lingkungan, Pusat Penelitian Bioteknologi, IPB. dalam Workshop Mikoriza “Teknik Produksi Bibit Tanaman Bermikoriza”.

Giri, B., Kapoor, R. dan Mukerji, K.G. 2007. Improved tolerance of Acacia nilotica to salt stress by arbuscular mycorrhiza, Glomus fasciculatum, maybe partly related to elevated K+/Na+ ratios in root and shoot tissues. Microbial Ecology 54: 753-760.

Harum, F. dan S. Moestrup. 2010. Pedoman Pembuatan Persemaian Pohon untuk Petani. Denmark: Forest & Landscape. Diakses melalui web pada 27 Oktober 2010. http://en.sl.kvl.dk/upload/nursery_indonesian_net.pdf.

Karepesina, S., 2007. Keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula dari Bawah Tegakan Jati Ambon (Tectona grandis Linn. f.) dan Potensi Pemanfaatannya. Tesis Sekolah Pascasarjana IPB. Bogor. Tidak Dipublikasikan.

Mengel, K. dan Kirkby, E.A., 1987. Principles of Plant Nutrition. International Potash Institute: Bern.

Nasjono, J.K. 2010. Pola penyebaran salinitas pada akuifer pantai pasir panjang, kota Kupang, NTT. J. Bumi Lestari 10/ 2: 263-269.

Rachman, A., Erfandi, D. Dan Ali, M.N. 2008. Dampak Tsunami Terhadap Sifat-sifat Tanah Pertanian di NAD dan Strategi Rehabilitasinya. Jurnal Tanah dan Iklim No.28. Available (online) http://www. balittanah.litbang.deptan.go.id.

Rawat, J.S. dan Banerjee, S.P. 1998. The influence of salinity on growth, biomass production and photosynthesis of Eucalyptus Camaldulensis Dehnh and Dalbergia Sissoo Roxb. seedlings. Plant and Soil 205: 163-169.

Serrano, R.C. 1985. Mycorrhiza and Rhizobium. Beneficial Microorganisms for Reforestation and Agroforestry. NSTA Tech. 21:35

Shi, H., Ishitani, M., Kim, C. dan Zhu, J-K. 2000. The Arabidopsis thaliana salt tolerance gene SOS 1 encodes putative Na+/H+ antiporter. Proc. Natl. Acad. Sci. USA 97: 6896-6901.

Siradz, S.A. dan Kabirun, S. 2007. Pengembangan lahan marginal pesisir pantai dengan bioteknologi masukan rendah. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan. Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian UGM. 7 : 83-92.

Tsang, A. dan Maun, M.A. 1999. Mycorrhizal fungi increase salt tolerance of Strophostyles helvola in coastal foredunes. Plant Ecology 144: 159-166.

Bibliographic Information

Verify authenticity via CrossMark

Cite this article as:

Hadijah, M.H., 2014. Pengaruh inokulasi mikoriza dan salinitas terhadap pertumbuhan semai Acacia auriculiformis. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan 7(2): 51-59. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.7.2.51-59
  • Submitted
    29 December 2017
  • Revised
    20 November 2020
  • Accepted
    Not available
  • Published
    24 October 2014
  • Issue date
    31 October 2014
  • Discipline(s)
    Pertanian

Subject

Miranda  H. Hadijah

MirandaH.Hadijah, FAPERTA UNPATTI Ambon. Universitas Pattimura Ambon, Indonesia. mirahadijah@gmail.com

Available online since October 2017

View full text

Disclaimer: All claims expressed in this article are solely those of the authors and do not necessarily represent those of their affiliated organizations, or those of the publisher, the editors and the reviewers. Any product that may be evaluated in this article or claim that may be made by its manufacturer is not guaranteed or endorsed by the publisher.