Full Length Articles
Utilization rate of Yellow and blueback fusilier (Caesio teres) at Mapur waters this fish landing in Kelong village, Bintan coastal, Bintan Regency, Indonesia

Tingkat pemanfaatan ikan delah (Caesio teres) pada Perairan Mapur yang didaratkan di Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Indonesia

Under a Creative Commons license

Abstract

Perairan  Mapur terdapat  berbagai jenis ikan yang ditangkap salah satunya adalah ikan delah. Ikan delah merupkan salah satu hasil tangkapan yang bernilai ekonomis tinggi. Nilai ekonomis yang tinggi ini tentunya dapat mendorong peningkatan penangkapan ikan delah dan dapat mempengaruhi populasinya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2018 sampai Juli 2019 ditempat pendaratan Desa Kelong. Alat yang digunakan yaitu alat tulis, kamera dan bahan yang digunakan adalah ikan delah sebagai objek penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi lestari maksimum (MSY, tingkat dan upaya pemanfaatan, serta jumlah yang diperbolehkan (JTB) dalam penangkapan ikan delah Pada Perairan Mapur yang Didaratkan di Desa Kelong. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pengambilan data primer menggunakan wawancara nelayan langsung dan data sekunder  terdiri dari dokumen dan literatur yang mendukung. Dari hasil penelitian didapatkan nilai potensial MSY sebesar 787,067 kg/unit dengan upaya optimum (f opt) 1.280 unit belum melebihi batas dengan kata lain belum overfishing. Tingkat pemanfaatan ikan delah yaitu 42% dikatagorikan sedang, sehingga jika dilakukan penambahan upaya masih memungkinkan untuk mengoptimalkan hasil tangkapan, tetapi tetap dikontrol. Dan jumlah yang diperbolehkan JTB ikan delah sebesar yaitu 629,65 kg/unit, bahwa penangkapan ikan delah masih bisa ditingkatkan untuk mendapatkan hasil yang optimal, tetapi tidak melebihi batas yang ditentukan.

Abstract

The Mapur waters contain various kinds of fish caught in one of them is Yellow and blueback fusilier. Yellow and blueback fusilier is one of the catches of high economic vulued. High economic value can certainly boost the Yellow and blueback fusilier and can affect the population. The research was conducted from August 2018 to July 2019 at this fish landing on Kelong Village. The tools used are stationery, cameras and materials used are fish as a research object. The aims of this research was to determine the Maximume Sustainable Yield (MSY), rate and effort of utilization, and the amount allowed to catch (JTB) of Yellow and blueback fusilier in Mapur waters landing this on Kelong Village. This research used survey method with primary data retrieval using live fishermen interviews and secondary data consists of document or literature that supports the research. The result of this research is the potential value of MSY is 787,067 kg/unit whit the optimum effort (f opt) 1.280 unit/ month not over the limit in other words yet overfishing. The utilization rate of Yellow and blueback fusilier 42% medium level overall, and so if increased efforts are still possible to optimize the haul, but still controlled. And amount allowed to catch value Yellow and blueback fusilier is 629.65 kg/unit, that Yellow and blueback fusilier can still be improved for optimal results, but not beyond the determined limits.

Keywords

Yellow and blueback fusilier
Mapur waters
Landed
Utilization Rate
MSY
JTB
Yellow and blueback fusilier
Mapur waters
Landed
Utilization Rate
MSY
JTB

Declarations

Publisher's Note

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna remains neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations.

Appendix. Supplementary materials

Supplementary File 1:

TINGKAT PEMANFAATAN IKAN DELAH (Caesio teres) PADA PERAIRAN MAPUR YANG DIDARATKAN DI DESA KELONG KECAMATAN BINTAN PESISIR KABUPATEN BINTAN
Rapella Desiani (Owner); (Type Research Materials; 492KB).

Supplementary File 2:

Gambar 1
Peta Lokasi Penelitian
Penulis (Owner); Universitas Maritim Raja Ali Haji (Sponsor); Publisher Penulis Type Peta lokasi penelitian; 69KB).

References

Anonim, 2017. Profil Desa Kelong tahun 2017. Kecamatan Bintan Pesisir Kabupaten Bintan. Tidak dipublikasikan.

FAO. 2002. The State of World Fisheries and Aquaculture 2002. Food and Agriculture Organization. Rome. ISBN 92-5-104842-8.

Kesaulya T., Matrutty D.D.P., & Uar M. F. 2015. Arah Penempatan Mulut Bubu Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Di Perairan Dusun Mamua Kecamatan Leihitu Maluku Tengah. PSP Unpatti FPIK Unpatti-Ambon. Jurnal Amanisal 4(1): 24-31.

Mayu, Dersi H., Kurniawana., & Arief F. 2018. Analisis Potensi dan Tingkat Pemanfaatan Sumberdaya Ikan di Perairan Kabupaten Bangka Selatan. Jurnal Perikanan Tangkap 2(1): 30-41.

Noija, D., Sulaeman M., Bambang M., & A. A. Taurrusman. 2014. Potensi dan tingkat Pemanfaatan Sumbedaya Ikan Demersal diperairan Pulau Ambon-Provinsi Maluku. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan 5(1): 55-56.

Nugraha E., Koswara B., & Yuniarti. 2012. Potensi Lestari dan Tingkat Pemanfaatan Ikan Kurisi (Nemipterus japonicus) Di Perairan Teluk Bintan. Jurnal Perikanan dan Kelautan 3(1): 91-98.

Pauly, D., A. Cabanban & F.S.B. Torres, Jr. 1996. Some Simple Methods Assessment Tropical Fish Stocks. FAO Fisherise Technical. Philippines.

Piscandika, D, Efrizal, T, & Zen, L, W. 2013. Potensi dan Tingkat Pemanfaatan Ikan Tongkol (Euthynnusaffinis dan Auxisthazard yang Didaratkan pada Tempat Pendaratan Ikan Desa Malang Rapat Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan. [Skripsi] Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitias Maritim Raja Ali Haji. Tanjungpinang.

Prihatiningsi., Edrus, I.N., & Sumiono, B. 2018. Biologi Reproduksi, Pertumbuhan dan Mortalitas Ikan Ekor Kuning (Caesio cuning Bloch,1791) diperairan Natuna. Bawal Widya riset Perikana Tangkap 10(1): 1-15.

Rosana, N. & V.D. Prasita. 2015. Potensi dan Tingkat Pemanfaatan Ikan sebagai Dasar Perkembangan Sektor Perikanan di Selat Jawa Timur. Jurnal Kelautan 8(2): 72-73.

Sibagariang R. D’R., Mulya M. B., & Desrita. 2014. Potensi, Tingkat Pemanfaatan dan Keberlanjutan Ikan Sebelah (Psettodes spp.) di Perairan Selat Malaka, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Jurnal Aquacoastmarine 5(4): 124-131.

Simbolon D., Wiryawan B., Wahyuningrum P.I., & Wahyudi H. 2011. Tingkat Pemanfaatan dan Pola Musim Penangkapan Ikan Lemuru Di Perairan Selat Bali. Buletin PSP XIX(3): 293-307.

Bibliographic Information

Verify authenticity via CrossMark

Cite this article as:

Desiani, R., Susiana, S., & Lestari, F., 2019. Utilization rate of Yellow and blueback fusilier (Caesio teres) at Mapur waters this fish landing in Kelong village, Bintan coastal, Bintan Regency, Indonesia. Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil 3(2): 49-55. https://doi.org/10.29239/j.akuatikisle.3.2.49-55
  • Submitted
    29 July 2019
  • Revised
    16 November 2020
  • Accepted
    Not available
  • Published
    7 November 2019

Subject

Rapella  Desiani

RapellaDesiani Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Raja Ali Haji Maritime University. Jl. Politeknik Senggarang, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau 29111. rapelladesiani5@gmail.com

Susiana  Susiana

SusianaSusiana Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Raja Ali Haji Maritime University. Jl. Politeknik Senggarang, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau 29111. susiana@umrah.ac.id, orcidOrcid Profile, scholarGoogle Scholar Profile

Febrianti  Lestari

FebriantiLestari Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Raja Ali Haji Maritime University. Jl. Politeknik Senggarang, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau 29111. febilestary@gmail.com, scholarGoogle Scholar Profile

View full text