Analisis vegetasi hutan mangrove di Desa Wambona Kecamatan Wakorumba Selatan, Kabupaten Muna, Indonesia

La Ode Hamruddin Momo (1*), Wa Ode Sri Rahayu (2),

(1) Program Studi Kehutanan, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha, Jl. Letjend Gatot Subroto Km.7 Lasalepa, Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara 93600.
(2) Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha, Jl. Letjend Gatot Subroto Km.7 Lasalepa, Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara 93600.
* Corresponding Author

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui jenis vegetasi penyusun hutan mangrove dan pola Zonasinya, mengetahui komposisi jenis vegetasi mangrove dan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman hutan mangrove. Penelitian ini ditetapkan berdasarkan karakteristik lokasi penelitian mulai dari yang dekat dengan pemukiman penduduk sampai yang terletak dekat dengan pantai. Metode yang digunakan adalah systematic sampling yang terdiri dari sembilan blok pengamatan dan masing-masing blok dibagi kedalam empat plot penelitian berbentuk lingkaran. Terdapat 9 jenis vegetasi penyusun hutan mangrove di Desa Wambona Kec. Wakorsel, yaitu; Avicennia alba BI, Bruguiera hainnessi, Bruguiera gymnorrhiza (L.) Lamk, Ceriops tagal (Perr), Rhizophora mucronata Lmk, Rhizophora stylosa Griff, Sonneratia alba J.E.Smith, Sonneratia caseolaris (L.) Engl. dan Bruguiera parviflora (Roxb.) Indeks Nilai Penting (INP) vegetasi mangrove di Desa Wambona Kec. Wakorsel yaitu; 300% untuk tingkat pohon, tiang, pancang dan 200% untuk tingkat semai. Keanekaragaman jenis vegetasi mangrove di Desa Wambona Kec. Wakorsel secara keseluruhan berada pada kategori moderat (kestabilan sedang) dengan nilai masing–masing pohon 1,54, tiang 1,57, pancang 1,49 dan semai 1,64.

Keywords

Hutan mangrove, INP, keanekaragaman